Kirim Press Release
Contact Us
  • Login
  • Register
Siaran Berita
Leaderboard apa apa
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti dan Infrastruktur
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
Siaran Berita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti dan Infrastruktur
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Siaran Berita
No Result
View All Result
Home Opini

Pendidikan Indonesia Terlalu Fokus pada Sejarah, Lupa Siapkan Masa Depan?

Bani fatimah P by Bani fatimah P
29 June 2025
in Opini
A A
0
Sejarah

Gambar: Ilustrasi Siswa dan Sistem Pendidikan Indonesia

874
SHARES
1.3k
VIEWS
Ada apa 1080 x 2787

Apa cita-cita Anda waktu kecil? Guru, dokter, polisi, tentara, atau malah… masuk surga? Ya, ada saja anak kecil yang jawabannya seperti itu. Jujur, polos, dan penuh ketulusan. Tapi pendidikan Indonesia jarang memberi ruang bagi anak-anak untuk mengenal pilihan masa depan mereka sejak dini.

Cita-cita masa kecil seringkali lahir dari dorongan ingin menolong orang banyak, ingin membuat orang tua bangga, atau sekadar karena kagum pada seragam dan kisah heroik di buku pelajaran. Tapi mari jujur, berapa banyak dari kita yang sekarang benar-benar bekerja sesuai cita-cita masa kecil itu?

Jika iya, Anda beruntung. Tapi jika tidak, seberapa keras Anda harus berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan realitas zaman? Pernahkah sewaktu sekolah dulu Anda membayangkan ingin menjadi Social Media Specialist, Content Creator, atau UX Designer? Hampir pasti tidak, kecuali Anda tumbuh dalam keluarga yang melek teknologi dan berwawasan luas.

Masalahnya, kita dibesarkan oleh sistem pendidikan yang terlalu lama berkutat di masa lalu—secara harfiah. Kita diajak mengingat detail sejarah perang, tokoh nasional, hingga tanggal-tanggal penting kemerdekaan. Tapi sangat jarang diajak membayangkan seperti apa masa depan akan berubah, dan bagaimana seharusnya kita generasi penerus bangsa menghadapinya.

Baca Juga

gnzvfwuniedm6dm

Work-Life Balance ala Gen Z: Antara Karier, Kreativitas, dan Healing

28 August 2025
large ambivalensi emosional dalam hubungan romantis ItXTQORhZg

Pacaran Sehat: Menjalin Cinta Tanpa Kehilangan Diri

27 August 2025
Demo 25 Agustus

Demo 25 Agustus: Potret Krisis Kepercayaan Publik dan Ujian Demokrasi

27 August 2025
unboxing

Fenomena Unboxing: Antara Kepuasan Psikologis dan Konsumtif Semata

26 August 2025

Setiap pergantian menteri, kurikulum baru muncul. Tapi esensinya masih sama: siswa diukur dari nilai, bukan dari potensi. Sekolah jadi ajang formalitas. Belajar demi ujian. Lulus demi ijazah. Ijazah demi pekerjaan, pekerjaan apapun asal bisa hidup. Kita lupa, bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat untuk mengenali diri, bukan hanya menghafal materi.

Kenapa tidak ada pelajaran yang membahas realita pekerjaan zaman sekarang dan masa depan? Kenapa tidak ada kelas yang mengajarkan critical thinking untuk dunia digital, mengenalkan berbagai jenis pekerjaan modern, atau bahkan skill dasar seperti membuat CV, mengelola waktu, dan membangun personal branding? Kita belajar sejarah ratusan tahun lalu, tapi tak tahu tren lima tahun ke depan.

Padahal, beberapa negara sudah menerapkan pendekatan ini. Finlandia, misalnya, fokus pada pengembangan life skills dan pemetaan minat siswa sejak dini. Di Singapura, siswa diperkenalkan pada tren industri dan teknologi mutakhir bahkan sejak jenjang dasar, melalui pelajaran berbasis future-ready education yang dipadukan dengan teknologi.

Leaderboard Satu Rumah

Di Indonesia, SMA dan SMK memang jadi pembeda, tapi sayangnya pembedaan ini datang terlalu telat. Ketika siswa SMA masih bingung jurusan kuliah, siswa SMK pun kadang merasa tidak cocok dengan jurusan yang sudah terlanjur mereka pilih. Seharusnya, proses mengenali diri dan memahami dunia kerja dimulai jauh sebelum mereka menginjak bangku SMA.

Sekolah tidak boleh hanya menjadi tempat untuk mengejar nilai. Ia harus menjadi tempat bertumbuh, mengenal dunia, dan mengenal diri. Kita butuh kurikulum yang tidak hanya menyentuh masa lalu, tapi juga menyiapkan masa depan yang mencakup pengenalan pekerjaan modern dan peluang karier masa depan, kelas eksplorasi minat dan bakat sejak dini, pelatihan skill digital, public speaking, dan kolaborasi, pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan globalisasi

Kalau kita bisa mempelajari sejarah kemerdekaan, kenapa kita tidak bisa belajar bagaimana memerdekakan masa depan kita sendiri? Sudah saatnya sekolah berhenti jadi mesin penghafal. Dan mulai menjadi ruang penemuan jati diri.

Karena masa depan tidak cukup hanya direncanakan dari mimpi masa kecil, ia harus disiapkan sejak hari ini.

Oleh: Putri Lestari

 

 

Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”
Share350Tweet219Share61Pin79SendShare
Leaderboard Satu Rumah
Previous Post

Kelas 7E MTsN 6 Bantul Raih Juara 2 Lomba Pentas Seni PR5A Lewat Drama Musikal Roro Jonggrang

Next Post

Komunikasi Interpersonal: Pelajaran dari Dunia Fans dan Idola

Bani fatimah P

Bani fatimah P

Related Posts

gnzvfwuniedm6dm

Work-Life Balance ala Gen Z: Antara Karier, Kreativitas, dan Healing

28 August 2025
large ambivalensi emosional dalam hubungan romantis ItXTQORhZg

Pacaran Sehat: Menjalin Cinta Tanpa Kehilangan Diri

27 August 2025
Demo 25 Agustus

Demo 25 Agustus: Potret Krisis Kepercayaan Publik dan Ujian Demokrasi

27 August 2025
unboxing

Fenomena Unboxing: Antara Kepuasan Psikologis dan Konsumtif Semata

26 August 2025
Next Post
Komunikasi

Komunikasi Interpersonal: Pelajaran dari Dunia Fans dan Idola

IMG 20250629 WA0004

Wali Siswa MTsN 6 Bantul Dukung Penuh Pementasan dalam Gelar Karya P5RA

IMG 20250629 WA0002

Wali Siswa MTsN 6 Bantul Antusias Borong Jajanan Market Day

Tim Pengabdian Universitas Dhyana Pura

Universitas Dhyana Pura Edukasi Pangan Fungsional di Desa Kemoning, Bali

IMG 20250627 WA00991

Ummi Kultsum, Guru Bahasa Arab MTs Negeri 6 Bantul Siapkan Modul Ajar Bukti Fisik SKP

Please login to join discussion
Rumah Prabu Half Page
Siaran Berita

Siaran-Berita.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Siaran-Berita.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Siaran-Berita.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@siaran-berita.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting! Klaim Tulisan Kamu

Sehubungan dengan serangan pihak-pihak yang tidak bertanggung-jawab mengakibatkan Redaksi mengalami kehilangan data dan terpaksa melakukan restore dari backup yang mengakibatkan beberapa tulisan dari penulis “berpindah” ke default “Redaksi”. Bagi yang ingin mengklaim tulisan nya silahkan tinggalkan pesan di kolom komen atau email ke : redaksi@siaran-berita.com

Iklan Guest Post
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti dan Infrastruktur
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Login
  • Sign Up

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita