Bekasi, 1 Februari 2026 – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Assahaqiyah sukses menyelenggarakan Kegiatan Pramuka Perkemahan Sabtu Minggu (PERSAMI) dengan tema “Bersama Persami Kita Menuju Pribadi yang Berani, Mandiri dan Berbudi”. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu-Minggu, 31 Januari – 1 Februari 2026, di halaman Sekolah YPI Assahaqiyah, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Nur Jamal, S.Pd.I., selaku Ketua Yayasan YPI Assahaqiyah. Dalam sambutannya sekaligus membuka resmi kegiatan, Nur Jamal menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui kegiatan pramuka. “PERSAMI ini bukan sekadar kemah, tapi wadah untuk melatih kedisiplinan dan tanggung jawab siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh,” ujarnya.
Sepanjang kegiatan, puluhan siswa Assahaqiyah mengikuti serangkaian materi pramuka, api unggun yang penuh semangat malam hari, serta jurit malam yang menantang. Semua rangkaian dirancang untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemandirian di tengah suasana kekeluargaan.
Moh. Naufal Zidni, M.Pd., selaku Kepala Sekolah SMP Assahaqiyah, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme siswa. “Kegiatan seperti ini sangat relevan untuk membangun fondasi karakter Islami yang kuat. Melalui PERSAMI, siswa belajar menghargai alam, bekerja sama, dan bertanggung jawab atas diri sendiri,” pungkasnya.
Sementara itu, Muhammad Rifqy Nur Fauzan, Guru SMP Assahaqiyah, menyoroti aspek pembentukan mental. “Kami melatih mental siswa agar kuat menghadapi tantangan hidup. Seperti kata Tan Malaka, ‘Terbentur, terbentur, terbentur, terbentuk’. Hanya melalui rintangan dan pengalaman keras seperti ini, karakter mandiri dan berani benar-benar terbentuk,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum tahunan bagi YPI Assahaqiyah untuk terus mengembangkan program kepanduan yang berbasis nilai-nilai Islam dan nasionalisme.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































