Siaran Berita, Cilegon, (11/1/2026) – Tidak semua prestasi lahir dari sorotan panggung dan hingar-bingar publikasi. Sebagian justru tumbuh dalam proses panjang yang dijalani dengan disiplin, kesabaran, dan ketekunan sejak usia dini. Salah satu potret perjalanan itu tercermin dari sosok Salma Yumna Muslimah, siswi asal Cilegon yang menapaki dunia pendidikan dengan konsistensi prestasi sejak sekolah dasar hingga akhirnya menembus perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi.
Salma Yumna Muslimah lahir di Cilegon pada 18 Januari 2007. Ia merupakan putri dari pasangan Ali Nurdin dan Nina Yuliana. Sejak kecil, Salma tumbuh dalam lingkungan yang menanamkan nilai pendidikan, kedisiplinan, dan keagamaan secara seimbang. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi yang membentuk perjalanan akademiknya hingga hari ini.
Riwayat pendidikan Salma mencerminkan proses yang tidak instan. Ia mengawali pendidikan formal di SDN Kramatwatu 1. Pada masa sekolah dasar, Salma sudah dikenal sebagai siswi yang aktif dan memiliki semangat belajar tinggi. Ia mulai terlibat dalam berbagai perlombaan, termasuk Olimpiade Siswa Nasional bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, serta kegiatan kepramukaan. Pengalaman tersebut menjadi pijakan awal dalam membangun kepercayaan diri dan daya saing akademik.
Memasuki jenjang pendidikan menengah pertama di MTs Darunnajah, konsistensi prestasi Salma semakin terlihat. Ia tercatat sebagai salah satu siswi dengan capaian akademik menonjol, meraih predikat juara umum dengan peringkat kedua dan ketiga di angkatannya. Tidak hanya unggul di kelas, Salma juga aktif mengikuti kompetisi di bidang keagamaan, seperti Musabaqah Santriwan Santriwati, serta lomba public speaking tiga bahasa. Aktivitas tersebut memperkaya kemampuan komunikasi sekaligus memperluas pengalaman non-akademik.

Puncak perjalanan pembentukan karakter dan prestasi Salma terlihat pada masa pendidikan di SMAQ Insan Pratama. Di lingkungan pendidikan berbasis Alquran tersebut, Salma berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Alquran dalam waktu dua tahun lima bulan. Capaian ini bukan hanya menunjukkan ketekunan spiritual, tetapi juga kedisiplinan manajemen waktu di tengah tuntutan akademik.
Di tingkat SMA, Salma dipercaya menjadi perwakilan sekolah dalam berbagai ajang keagamaan, di antaranya Musabaqah Syarhil Quran dan Musabaqah Hifzhil Quran. Kepercayaan tersebut menandakan pengakuan institusi terhadap kapasitas intelektual dan karakter kepemimpinannya. Selain itu, Salma juga mengikuti seminar nasional wawasan kebangsaan yang diselenggarakan oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia di Pondok Pesantren Daar El-Qolam, memperluas perspektif kebangsaan dan kepemimpinan generasi muda.
Peran kepemimpinan Salma tidak berhenti di ruang kompetisi. Pada masa bakti 2024 hingga 2025, ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah SMAQ Insan Pratama. Di posisi tersebut, Salma berperan mengoordinasikan kegiatan siswa, mengasah kemampuan manajerial, serta menjadi jembatan komunikasi antara siswa dan pihak sekolah.

Memasuki tahun 2025, perjalanan akademik Salma memasuki fase krusial. Dalam proses menuju perguruan tinggi, ia berhasil mencatatkan namanya sebagai calon mahasiswa yang diterima di sejumlah perguruan tinggi swasta ternama di Indonesia. Telkom University Bandung, Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia, President University Bekasi, serta Institut Teknologi PLN Jakarta membuka pintu bagi Salma, disertai tawaran beasiswa dan potongan biaya pendidikan.
Capaian tersebut menunjukkan daya saing akademik yang kuat di tengah persaingan nasional. Namun, perjalanan Salma tidak berhenti di sana. Berdasarkan data resmi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi tahun 2025, Salma dinyatakan lulus dan diterima di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa melalui jalur SNBP. Ia memilih Program Studi Teknik Industri, salah satu jurusan unggulan yang dikenal memiliki tingkat seleksi ketat.
Keberhasilan tersebut menjadi penanda bahwa prestasi yang dibangun secara konsisten sejak jenjang dasar mampu membuka peluang luas di masa depan. Perjalanan Salma Yumna Muslimah menggambarkan bagaimana kombinasi antara akademik, keagamaan, kepemimpinan, dan manajemen diri dapat berjalan beriringan.
Di tengah narasi pendidikan yang kerap menyoroti hasil instan, kisah Salma menjadi pengingat bahwa prestasi sejati lahir dari proses panjang yang dijalani dengan kesungguhan. Dari ruang kelas sekolah dasar di Kramatwatu hingga bangku perguruan tinggi negeri, Salma Yumna Muslimah menapaki jalannya dengan tekad dan kerja keras, membuktikan bahwa peluang besar terbuka bagi mereka yang konsisten menjaga kualitas diri dan prestasi.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































