[Kalimalang, 10/12/25] Wacana redenominasi rupiah kembali dibicarakan oleh Kementrian Keuangan 2025-2029 Purbaya Yudhi Sadewa pada 7 November 2025. Redenominasi sendiri artinya penyederhanaan nominal mata uang menjadi lebih kecil tanpa mengubah nilai tukarnya. Artinya redenominasi tidak mengubah nilai tukar dari mata uang tersebut hanya menghilangkan angka nol.
Pembahasan kembali mengenai redenominasi mendorong masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan pandangan mereka terkait kebijakan tersebut. Muhammad Radja (22), seorang Mahasiswa di Jakarta Timur, yang termasuk mendungkung langkah pemerintah tersebut.
“Saya sendiri setuju ya, soalnya banyak dampak yang bisa menghasilkan dampak besar. Contoh dampak jangka panjangnya mempermudah biaya transaksi atau untuk para pekerja yang bekerja dibidang keuangan,” Ucap Radja, ia mengetahui mengenai redenominasi dan menurutnya redenominasi memiliki dampak jangka panjang yang positif dalam keuangan.
Radja juga menambahkan bahwa redenominasi yang akan dilakukan pemerintah dapat menstabilkan ekonomi negara Indonesia. Ia juga memberi contoh negara Turki yang telah melakukan hal yang sama dan sangat berhasil.
Namun, tidak seluruh masyarakat menyetujui redenominasi sebagai langkah yang dapat menstabilkan perekonomian Indonesia.
Salah satu pedagang UMKM, Yulianti mengatakan bahwa “Kalau Cuma sekedar ini (redenominasi) sih, kayanya engga (menstabilkan ekonomi) ya. Karena untuk stabilitas ekonomi bukan hanya dari (redenominasi) ini yang akan dilakukan pemerintah. Jadi lebih ke hal-hal lain lah, bukan cuma satu ini aja”
Ada yang optimis melihatnya sebagai langkah positif untuk menyederhanakan transaksi dan menstabilkan ekonomi jangka panjang, sementara yang lain skeptis dan menganggap stabilitas ekonomi memerlukan kebijakan yang lebih luas. Pada akhirnya, keberhasilan redenominasi akan sangat bergantung pada pemahaman masyarakat, persiapan matang pemerintah, serta dukungan edukasi yang masif agar tidak menimbulkan kebingungan atau ketidakpercayaan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































