Garut, 14 Januari 2026 – MIS Ar-Raudhotun Nur terus berinovasi dalam menanamkan nilai karakter kepada peserta didik melalui integrasi kegiatan kepramukaan dan penguatan nilai keislaman. Setiap tanggal 14, seluruh siswa diwajibkan mengenakan seragam pramuka sebagai simbol kesiapan diri untuk belajar menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, dan bertanggung jawab. Momentum ini tidak sekadar rutinitas seragam, tetapi menjadi sarana pembinaan karakter yang sarat makna.
Pada setiap pelaksanaan kegiatan tanggal 14, siswa dibina dan dilatih untuk menumbuhkan jiwa pramuka yang mandiri, berani, dan memiliki semangat juang tinggi. Nilai-nilai kepramukaan seperti kerja sama, kepemimpinan, serta kepedulian sosial dikemas selaras dengan pembiasaan akhlak mulia dan penguatan karakter religius. Dengan demikian, siswa tidak hanya cakap secara fisik dan mental, tetapi juga kuat secara spiritual.
Keunikan program ini terletak pada penanaman semangat Qurani dalam setiap aktivitas kepramukaan. MIS Ar-Raudhotun Nur meyakini bahwa jiwa pramuka yang sejati harus tumbuh seiring dengan kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam. Melalui pembiasaan membaca, menghafal, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, siswa diarahkan menjadi generasi yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai keimanan.
Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari prinsip kolaborasi aktif yang dijalin antara pihak madrasah dengan orang tua atau wali siswa. Sinergi yang kuat ini menjadikan pembinaan karakter tidak hanya berlangsung di lingkungan madrasah, tetapi juga berlanjut di rumah. Dukungan dan keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam memastikan nilai-nilai yang ditanamkan dapat tumbuh secara konsisten.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MIS Ar-Raudhotun Nur, Insan Faisal Ibrahim, S.Pd, menegaskan pentingnya keseimbangan antara jiwa kepramukaan dan nilai keagamaan. Insan menyampaikan, “Jiwa pramuka itu harus tumbuh pada diri setiap siswa agar mereka menjadi pribadi yang tangguh dan mandiri. Namun, sisi agamanya juga harus tetap dikuatkan, salah satunya dengan menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam,” ujarnya.
Insan menambahkan, “Ketika semangat pramuka dipadukan dengan nilai-nilai Qurani, maka yang lahir bukan hanya siswa yang disiplin dan berani, tetapi juga generasi yang berakhlak mulia dan memiliki pegangan hidup yang kuat,” tambahnya.
Melalui program ini, MIS Ar-Raudhotun Nur menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qurani yang berjiwa pramuka, siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keimanan dan akhlak. Program ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter akan berjalan optimal ketika madrasah, siswa, dan orang tua bersatu dalam semangat kolaborasi dan kepedulian.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































