Bantul (MTsN 6 Bantul) — MTsN 6 Bantul menggelar Simulasi Penilaian Pendahuluan Zona Integritas (ZI) sebagai bentuk kesiapan menghadapi penilaian dari Tim Penilai Pendahuluan (TPP) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam pada Senin(23/02). Kegiatan ini dilaksanakan di laboratorium komputer madrasah dengan melibatkan seluruh tim pembangunan ZI, guru, serta tenaga kependidikan.
Simulasi tersebut bertujuan untuk memastikan kelengkapan dokumen, kesesuaian eviden, serta kesiapan tim dalam memaparkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Dalam kegiatan ini, masing-masing koordinator area perubahan mempresentasikan capaian program, inovasi layanan, serta strategi penguatan budaya kerja berintegritas yang telah dilaksanakan.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, menyampaikan bahwa simulasi ini merupakan langkah evaluatif sebelum menghadapi penilaian resmi dari TPP Ditjen Pendidikan Islam. “Melalui simulasi ini, kita dapat mengidentifikasi kekurangan dan segera melakukan perbaikan, sehingga saat penilaian berlangsung seluruh tim sudah siap, baik dari sisi dokumen maupun pemahaman substansi,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, dilakukan uji petik dokumen dan sesi tanya jawab layaknya penilaian sesungguhnya. Tim internal MTsN 6 Bantul memberikan catatan perbaikan terutama pada aspek manajemen perubahan, penataan tata laksana, penguatan akuntabilitas, pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Kegiatan berlangsung dengan penuh keseriusan dan komitmen bersama. Seluruh civitas madrasah menunjukkan kesiapan dan optimisme dalam menghadapi penilaian pendahuluan dari TPP Ditjen Pendidikan Islam. Dengan adanya simulasi ini, MTsN 6 Bantul berharap dapat meraih hasil terbaik dalam penilaian Zona Integritas serta semakin memperkuat komitmen sebagai madrasah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima. (vha)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































