Kota Batu – MA Bilingual Kota Batu menerima penyerahan mahasiswa Asistensi Mengajar dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Selasa, 13 Januari 2026 bertempat di lingkungan MA Bilingual Kota Batu. Program Asistensi Mengajar merupakan implementasi nyata dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang menjadi komponen fundamental dalam mencetak calon guru profesional yang kreatif dan inovatif.
Acara penyerahan dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Kepala Madrasah Aliyah Bilingual Kota Batu, dewan guru, serta mahasiswa peserta Asistensi Mengajar. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Dosen Pembimbing Lapangan.
Selaku Dosen Pembimbing Lapangan, Prof. Dr. Wahidmurni, M.Pd. mengungkapkan tujuan program Asistensi Mengajar, yaitu memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa melalui proses pembelajaran nyata di dalam kelas. Mantan Direktur Pascasarjana UIN Malang ini juga berharap, melalui Program Asistensi Mengajar yang dilakukan dapat membentuk sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang baik bagi mahasiswa. “Harapannya, Kegiatan Asistensi Mengajar ini dapat memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, keterampilan, sosial, dan profesional. Selain itu, juga membentuk sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang baik.” tuturnya.
Kepala MA Bilingual Kota Batu, Tri Sulistyowati, S.Pd menyambut baik. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya meluruskan niat dalam mengikuti program Asistensi Mengajar. Beliau berpesan agar mahasiswa tidak semata-mata mengejar nilai, melainkan benar-benar meniatkan diri untuk menuntut ilmu. “Terapkan ilmu yang kalian peroleh di bangku perkuliahan ke MA Bilingual Kota Batu ini sehingga nantinya bisa menjadi amal jariyah.” tuturnya. Mengakhiri sambutannya, beliau mengungkapkan bahwa “guru yang hebat adalah guru yang mampu menjadikan siswa yang awalnya belum bisa menjadi bisa, terutama dalam pembentukan akhlak”.
Pada kegiatan penyerahan ini, Prof. Dr. Wahidmurni, M.Pd. mengenalkan sepuluh mahasiswa yang akan mengikuti asistensi mengajar di Madrasah Aliyah Bilingual Kota Batu, diantaranya:
1. Nailatus Sholihah, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam.
2. Alifia Nur Reihan, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam.
3. Erik Tri Andita, Mahasiswa Pendidikan Agama Islam.
4. Faris Ahmadi Wahib, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.
5. Ahmad Royhan Firdaus, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.
6. Ahmad Muqfan Ahadi, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.
7. Mukaromatus Sa’diyah, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial.
8. Yusuf Syahputra, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial.
9. Vina Nurmala Sari, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial.
10. Ersa Putri Maharani, Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris.
Dalam kesempatan yang sama, Betric Feriandika, M.Pd selaku Wakil Kepala Bagian Kurikulum mengenalkan nama-nama guru mata pelajaran yang akan mendampingi kegiatan asistensi mengajar mahasiswa UIN Malang kali ini.
Secara simbolis, Mahasiswa Asistensi Mengajar secara resmi diserahkan untuk melaksanakan kegiatan selama periode yang telah ditentukan. Kegiatan penyerahan ditutup dengan doa dan sesi foto bersama sebagai dokumentasi. Dengan terlaksananya program ini, diharapkan tercipta sinergi yang baik antara Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dan Madrasah Aliyah Bilingual Kota Batu dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta mencetak calon pendidik yang profesional dan berkarakter.
Penulis: Ahmad Royhan Firdaus
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































