Inovasi produk pupuk hayati berbasis kearifan lokal bernama Nusa Bioboost berhasil meraih Bronze Medal pada ajang Seoul International Invention Fair (SIIF). Ajang bergengsi tingkat internasional ini diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan, 27-30 November 2024. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi berbasis kearifan lokal Indonesia mampu bersaing di panggung global. Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan potensi besar pengembangan teknologi pertanian berkelanjutan yang berangkat dari permasalahan nyata di masyarakat.
Nusa Bioboost dikembangkan oleh delegasi dari Universitas Padjadjaran yang terdiri dari Irwandhi, Partika Arum, Fiqriah Hanum Khumairah, dan Yunus Setiawan. Tim ini berada di bawah bimbingan Prof. Dr. Ir. Tualar Simarmata, MS, yang dikenal sebagai akademisi dan peneliti di bidang pertanian berkelanjutan. Kolaborasi antara mahasiswa dan dosen pembimbing tersebut menjadi kekuatan utama dalam menghasilkan inovasi yang tidak hanya aplikatif, tetapi juga memiliki dasar ilmiah yang kuat. Seluruh anggota tim memiliki peran penting dalam proses riset, formulasi produk, hingga penyusunan konsep inovasi.
Pupuk hayati Nusa Bioboost memanfaatkan bahan yang tersedia melimpah di sekitar yaitu akar bambu, Azolla, rumput laut, urin kelinci, cangkang seafood, dan dedak sebagai bahan baku utama. Limbah atau bahan yang selama ini dianggap tidak bernilai diolah melalui menjadi pupuk hayati yang kaya mikroorganisme bermanfaat bagi tanah dan tanaman. Keunikan Nusa Bioboost terletak pada pendekatannya yang berbasis kearifan lokal. Proses produksi pupuk mempertimbangkan kondisi agroekosistem Indonesia, termasuk karakteristik tanah, iklim, serta kebiasaan bertani masyarakat setempat. Dengan pendekatan tersebut, pupuk hayati ini diharapkan mampu meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan tanpa merusak lingkungan. Inovasi ini juga menjadi solusi alternatif untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia berlebih.
Seoul International Invention Fair atau SIIF sendiri merupakan ajang tahunan yang mempertemukan para inventor, peneliti dan akademisi dari seluruh dunia. SIIF telah menjadi wadah untuk memamerkan ide-ide baru, teknologi inovatif, serta produk hasil riset yang memiliki potensi komersial dan sosial. Dalam ajang ini, setiap inovasi dinilai oleh dewan juri internasional berdasarkan aspek kebaruan, kebermanfaatan, keberlanjutan, serta potensi pengembangan di masa depan. Persaingan yang ketat menjadikan penghargaan yang diraih memiliki nilai prestisius tinggi.
Ke depan, Nusa Bioboost diharapkan mampu menjadi salah satu contoh inovasi pupuk hayati nasional yang mendukung pertanian ramah lingkungan. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk akademisi, pemerintah, dan industri, menjadi faktor penting dalam pengembangan dan hilirisasi produk ini. Keberhasilan meraih Bronze Medal di SIIF ini menjadi pengakuan atas upaya tim dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai lokal. Prestasi ini sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui inovasi berbasis kearifan lokal.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































