Aceh Utara — Upaya mendorong kemajuan pelaku usaha mikro terus dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 68 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Salah satunya melalui program digitalisasi UMKM Tempe Bunga Melati di Desa Meunasah Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, yang dilaksanakan pada Kamis, 6 Februari 2026.
Kegiatan ini bertujuan membantu pelaku UMKM desa agar lebih dikenal luas oleh masyarakat. Dengan memanfaatkan teknologi digital, khususnya Google Maps, diharapkan usaha lokal mampu menjangkau pasar yang lebih besar dan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.
Mahasiswa KPM Kelompok 68 bersama pemilik usaha (Alauddin, S.Pd.), terlibat langsung dalam proses produksi tempe. Mereka tidak hanya melakukan pendampingan digital, tetapi juga mempelajari secara langsung tahapan pembuatan tempe Bunga Melati sebagai bentuk pendekatan partisipatif kepada pelaku usaha.
Dalam sesi wawancara, Alauddin menjelaskan bahwa keberhasilan fermentasi tempe sangat bergantung pada ketelitian dalam proses produksi. “Kalau kedelainya kurang bersih, raginya tidak pas, atau suhu terlalu lembap dan panas, biasanya jamur tempe tidak tumbuh sempurna,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa menjaga kebersihan bahan dan kestabilan suhu menjadi kunci utama agar kualitas tempe tetap baik dan siap dipasarkan.

Selain itu, Alauddin juga menceritakan dampak banjir yang sempat melanda wilayah tersebut. “Waktu banjir kemarin, produksi kami berhenti total selama dua bulan karena kondisi tidak memungkinkan,” ungkapnya. Ia mengaku kondisi tersebut cukup memengaruhi pendapatan usaha.
Melalui program digitalisasi ini, mahasiswa membantu mendaftarkan lokasi UMKM Tempe Bunga Melati ke Google Maps sehingga masyarakat kini lebih mudah menemukan lokasi produksi. Langkah sederhana ini diharapkan menjadi pintu awal bagi UMKM desa untuk berkembang di era digital.
Kegiatan ini mendapat respons positif karena dinilai sangat membantu pelaku usaha kecil dalam meningkatkan visibilitas usaha mereka. Dengan hadirnya UMKM di platform digital, peluang pemasaran menjadi semakin terbuka.
Mahasiswa KPM Kelompok 68 berharap program ini dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam mendukung kemajuan UMKM desa, sekaligus mendorong transformasi digital bagi pelaku usaha lokal di Aceh Utara.
#kpm68 #kpmmandiri #uinsuna #sdgs #berkelanjutan #umkm
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































