Jakarta – Aroma kuliner khas berbuka dan keriuhan hangat menyapa siapa saja yang melangkah ke area parkir LG WIKA Tower 2 pekan ini. Mengusung semangat “Berkah Ramadhan, UMKM Tumbuh Sepenuh Hati”, WIKA Group melalui Tim TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) menyelenggarakan Bazar Harmoni Ramadan 1447 H.
Kegiatan yang dijadwalkan berjalan selama lima hari, mulai 9 hingga 13 Maret 2026 ini bertujuan untuk mendukung mitra binaan WIKA Grup agar dapat “naik kelas” dari sekadar binaan menjadi pelaku usaha yang berdaya. Selain menawarkan berbagai produk UMKM menarik dan aneka kuliner lezat, bazaar ini juga menghadirkan rangkaian acara edukatif Talkshow dan Workshop.
Setiap sudut stan menawarkan cerita, mulai dari kelezatan kuliner rumahan hingga kerajinan tangan yang dibuat dengan ketelitian tinggi. Menariknya, Bazar Harmoni Ramadan tahun ini juga beradaptasi dengan tren digital melalui program Live Shopping. Setiap harinya pada pukul 12.45 hingga 13.45 WIB, panitia dan pelaku UMKM menyiarkan promosi produk secara langsung melalui akun Instagram resmi @tjslwika, memungkinkan masyarakat di luar area kantor WIKA untuk tetap bisa berpartisipasi membeli produk kuliner dan kerajinan UMKM.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah sesi Inspiring Talk di hari pertama. Susi, pengurus Inshira, berbagi kisah menyentuh sekaligus membanggakan tentang bagaimana membina UMKM dari komunitas disabilitas. Semangat ini diperkuat dengan demo aktivitas dari “Sahabat Inshira” yang tampil percaya diri sebagai barista, membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berdaya secara ekonomi.
Wawasan bisnis juga menjadi sajian utama. Imelda Harahap dari PT Wijaya Karya Realty mengupas tuntas fenomena “makanan viral” sebagai peluang emas bagi pelaku usaha muda. Sementara itu, sosok-sosok seperti Fitria Meilisa dari Dapur Auntie, Neny Emmania dari Dapur Uni Mia, dan Pricilla dari Santoon tutut mengisi sesi talkshow dan berbagi “resep” bagaimana seorang mitra binaan bisa naik kelas menjadi pelaku usaha yang mandiri dan kompetitif.
Sentuhan kreativitas juga turut memeriahkan acara ini dengan sesi workshop menarik. Di tangan Vero dari Daoer Zenee, kertas dan tali disulap menjadi ketupat dekoratif yang unik. Di hari lain, Erwina dari Wiena Craft mengajak peserta menyelami seni ecoprint, mengubah dedaunan menjadi motif cantik pada pouch dan kipas yang ramah lingkungan. Workshop ini bukan sekadar mengisi waktu, melainkan memberikan inspirasi usaha baru yang berkelanjutan.
Melalui Bazaar Harmoni Ramadhan, WIKA Group tidak hanya sedang memfasilitasi transaksi jual beli. Ada misi yang lebih besar di sana yaitu merajut harmoni antara korporasi, pelaku usaha kecil, dan masyarakat. Di sini, setiap rupiah yang dibelanjakan pengunjung adalah dukungan moral bagi UMKM untuk terus melangkah.
Acara yang didukung penuh oleh jajaran anak perusahaan seperti WIKA Beton, WIKA Gedung, WIKA Realty, WIKA Tirta Jaya Jatiluhur, hingga WIKA Bitumen ini juga dibalut dengan program amal (charity), memastikan bahwa keberkahan Ramadan benar-benar dirasakan oleh semua pihak.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





























































