Yogyakarta, 10 Maret 2026 – Mahelga Vania Weka, siswi SMA berusia 18 tahun asal Yogyakarta, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan mengikuti program study exchange di tiga negara ASEAN. Perjalanan inspiratifnya ini dimulai dari pendidikan homeschooling di Primagama HSPG Pusat Yogyakarta, membuktikan bahwa belajar mandiri bisa membuka pintu ke panggung internasional.
Mahelga, yang dikenal tekun dan penuh semangat belajar, menyelesaikan pendidikan SMA-nya melalui sistem homeschooling Primagama HSPG Pusat. Program ini memberikan fleksibilitas bagi siswa berprestasi seperti dirinya untuk mengeksplorasi potensi tanpa terikat rutinitas sekolah konvensional. Kini, ia menjadi salah satu pemuda Indonesia yang mewakili negara di ajang pertukaran pelajar ASEAN.
Dalam program study exchange tersebut, Mahelga mengunjungi tiga negara tetangga: Singapura, Malaysia, dan Thailand. Di sana, ia tidak hanya belajar budaya dan sistem pendidikan setempat, tapi juga berbagi pengalaman tentang inovasi homeschooling di Indonesia. “Saya bangga bisa membawa cerita Yogyakarta ke ASEAN. Homeschooling mengajarkan saya disiplin dan rasa ingin tahu yang tak terbatas,” ujar Mahelga saat dihubungi tim redaksi.
Prestasi ini menjadi motivasi bagi ribuan siswa homeschooling di Indonesia. Primagama HSPG Pusat, sebagai lembaga pendidikan yang menaunginya, turut bangga. “Mahelga adalah bukti bahwa homeschooling mampu melahirkan generasi unggul yang siap bersaing global,” kata salah satu pengelola program.
Kisah Mahelga Vania Weka mengingatkan kita bahwa batas pendidikan bukan pada metode, melainkan tekad. Di tengah era digital, pemuda seperti dia siap mengukir sejarah di kancah internasional.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































