Bengkulu – Komitmen menghadirkan pelayanan hukum yang profesional, cepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat kembali ditegaskan oleh Balai Pemasyarakatan Kelas I Bengkulu melalui partisipasi aktif dalam Rapat Analisis dan Evaluasi (ANEV) Capaian Kinerja Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan nasional ini diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting dari aula kantor Bapas Bengkulu dan dipimpin langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, bersama jajaran pejabat struktural serta Pembimbing Kemasyarakatan (PK).
Rapat ANEV dipimpin oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang memberikan arahan strategis kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Kantor Wilayah se-Indonesia. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa forum evaluasi ini merupakan momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat profesionalisme, serta memastikan kinerja pemasyarakatan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Agus Andrianto, evaluasi kinerja bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi menjadi sarana refleksi untuk mengukur capaian, mengidentifikasi kendala, serta menyusun langkah strategis ke depan. Ia menekankan pentingnya nilai kerja PRIMA—Profesional, Responsif, Integritas, Melayani, dan Akuntabel—sebagai fondasi dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.
“Kinerja yang baik harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, setiap UPT harus memastikan pelayanan berjalan cepat, transparan, dan akuntabel,” tegasnya dalam pengarahan nasional tersebut.
Bagi Bapas Bengkulu, keikutsertaan dalam ANEV ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh program pembimbingan klien pemasyarakatan berjalan terarah dan terukur. Evaluasi triwulan ini memantau capaian target kinerja selama periode Januari hingga Maret 2026 sekaligus menjadi dasar perbaikan berkelanjutan.
Peran Bapas dinilai sangat penting dalam sistem peradilan pidana, khususnya pada tahap pembimbingan, pendampingan, serta reintegrasi sosial klien pemasyarakatan. Keberhasilan proses tersebut tidak hanya berdampak pada individu klien, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bapas Bengkulu Aidil Jumidi menyampaikan tanggapannya terkait pentingnya forum ANEV bagi peningkatan kualitas pelayanan publik.
“ANEV ini menjadi sarana refleksi sekaligus penguatan komitmen kami agar pelayanan Bapas semakin profesional, responsif, dan akuntabel. Kami ingin memastikan setiap capaian kinerja benar-benar memberikan dampak nyata, khususnya dalam pembimbingan klien pemasyarakatan agar dapat kembali ke masyarakat secara produktif dan tidak mengulangi tindak pidana,” ujar Aidil.
Ia menambahkan bahwa hasil evaluasi akan menjadi pijakan untuk mendorong inovasi pelayanan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan sinergi internal. Menurutnya, keberhasilan pembimbingan klien pemasyarakatan akan berkontribusi langsung terhadap terciptanya lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif.
Forum ANEV juga menjadi ruang berbagi praktik baik antar UPT pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Berbagai pengalaman sukses dalam meningkatkan kualitas pelayanan dipaparkan sebagai inspirasi untuk diterapkan di daerah masing-masing, termasuk di Bengkulu.
Bagi masyarakat, keikutsertaan Bapas Bengkulu dalam ANEV nasional diharapkan membawa dampak nyata berupa pelayanan hukum yang semakin humanis, transparan, dan berorientasi pada pemulihan. Pembimbingan yang efektif akan membantu menekan angka residivisme, meningkatkan rasa aman, serta mendukung terciptanya lingkungan sosial yang lebih harmonis.
Dengan semangat evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, Bapas Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan demi masyarakat yang lebih aman, tertib, dan berkeadilan.(IH)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































