Di zaman modern ini, banyak orang memilih untuk bersosial secara daring dan cenderung menghindari tatap muka dengan orang lain. Hal ini terkadang memicu kesalahpahaman dan banyaknya konflik yang terjadi, mulai dari saling hujat di platform media sosial sampai menyebarkan berita-berita yang tidak sesuai.
Tak heran apabila orang-orang yang aktif ber media sosial, tak cakap pula dalam bersosial secara nyata. Hal ini dapat didasari dengan kurangnya berinteraksi secara langsung dengan orang-orang disekitar. Baik dalam pertemanan bahkan sampai ranah pekerjaan.
Padahal seperti yang kita tahu bahwa terjun langsung ke masyarakat adalah hal yang tidak dapat dihindari oleh siapapun. Bersekolah contohnya. Di Lingkungan sekolah, para murid dituntut untuk dapat bersosialisasi dengan teman, guru, bahkan pegawai sekolah lainnya. Bahkan banyak kasus pembulian yang hadir di sekolah berawal dari seseorang yang kurang dalam ranah pertemanan.
Lantas, bagaimana caranya untuk meminimalisir dampak buruk dari anti sosial?
Salah satu solusi yang dapat dihadirkan yakni, ikut serta dalam berorganisasi. Terkadang organisasi dipandang sebelah mata. Dianggap hanya membuang-buang waktu, menyia-nyiakan tenaga, bahkan disepelekan. Tapi, cobalah lihat hasil yang nampak.
Dengan berorganisasi, dapat meningkatkan kepercayaan diri bagi anggota di dalamnya, karena tak dapat dipungkiri bahwa setiap organisasi menuntut para anggota untuk berkontribusi aktif, baik dalam melaksanakan event ataupun mengutarakan pendapat.
Dengan kepercayaan diri yang perlahan mulai terbentuk, dapat meningkatkan keinginan untuk berinteraksi dengan orang lain, karena seseorang mulai merasakan dampak positif dari bersosialisasi. Salah satunya ialah banyaknya relasi yang mulai terbentuk dan menghasilkan lingkaran pertemanan yang positif. (aik)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































