TANGSEL — Puluhan Kepala Sekolah yang tergabung dalam Guru Penggerak Kota Tangerang Selatan(Tangsel), terus menunjukkan komitmen dalam membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inovatif melalui forum rutin bulanan.
Koordinator Kepala Sekolah Guru Penggerak Kota Tangsel, Saiful mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang bertujuan memperkuat sinergi serta kebersamaan antar Kepala Sekolah jenjang SD dan SMP.
“Ini kegiatan rutin bulanan. Kita membangun kebersamaan, saling berbagi cerita, pengalaman, dan praktik baik di sekolah masing-masing,” ujar Saiful, pada Kamis 22 Januari 2026.
Selain sebagai ajang silaturahmi dan berbagi pengalaman, lanjut Saiful, forum ini juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan Permendikbud Nomor 6 Tahun 2026 tentang budaya sekolah yang aman dan nyaman.
Menurutnya, sosialisasi tersebut penting agar seluruh Kepala Sekolah memiliki pemahaman yang sama dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
Benyamin menegaskan, kegiatan ini tidak berkaitan dengan kasus tertentu yang belakangan mencuat di salah satu sekolah. Forum tersebut murni dilaksanakan secara berkala setiap bulan.
“Bukan karena kasus. Ini memang agenda rutin. Kebetulan saja waktunya bersamaan,” tegasnya.
Saiful menyebutkan, total terdapat 41 Kepala Sekolah yang tergabung dalam forum Guru Penggerak. Namun, tidak seluruhnya dapat hadir karena sebagian masih mengikuti kegiatan lain di wilayah masing-masing.
“Pesertanya Kepala Sekolah SD dan SMP. Jumlah keseluruhan ada 41 orang, meski hari ini tidak semuanya hadir,” jelasnya.
Melalui forum ini, para Kepala Sekolah diharapkan dapat terus menggali dan menyaring berbagai inovasi yang bisa diterapkan di sekolah masing-masing, sekaligus memperkuat kolaborasi demi peningkatan kualitas pendidikan di Kota Tangsel.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





























































