GARUT, 1 MEI 2026 – Dunia pendidikan vokasi kini tidak lagi hanya berkutat di dalam ruang kelas. SMK Wikrama Garut baru saja melakukan gebrakan dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Pemasaran Bisnis Digital. Sebanyak 21 siswa kelas XII ditantang untuk melakukan Live Streaming Selling secara marathon minimal selama 60 menit non-stop melalui akun media sosial pribadi mereka masing-masing.
Tantangan ini menjadi puncak dari rangkaian pengujian tiga kompetensi inti: Negosiasi Transaksi Penjualan, Content Creator, dan Live Streaming Selling. Bertindak sebagai Penguji Eksternal adalah Ahmad Madani, praktisi pemasaran digital sekaligus Sekretaris Jenderal KOMISI, yang kehadirannya telah dipersiapkan oleh pihak sekolah sejak jauh-jauh hari untuk menjamin validitas kompetensi siswa sesuai standar industri tertinggi.
Bukan Sekadar Simulasi, Tapi Realita Industri
Ujian ini dirancang untuk menciptakan tekanan nyata yang dihadapi oleh para profesional di dunia social commerce. Dengan durasi minimal satu jam dan menggunakan akun pribadi, siswa tidak hanya diuji cara bicaranya, tetapi juga ketahanan mental, kemampuan menjaga engagement audiens, hingga strategi closing di depan publik nyata.
Ahmad Madani (Penguji Eksternal): “Menjaga performa selama satu jam penuh di depan kamera adalah tantangan berat bagi orang dewasa, apalagi siswa sekolah. Namun, siswa SMK Wikrama Garut membuktikan bahwa mereka memiliki ketangguhan mental dan penguasaan produk yang luar biasa. Ini adalah bukti nyata bahwa vokasi kita sudah sangat siap menjawab tantangan ekonomi digital.”
Komitmen Sekolah dalam Persiapan Jangka Panjang
Keberhasilan tantangan ekstrem ini merupakan buah dari persiapan matang yang dimulai sejak siswa duduk di kelas X. Pihak sekolah secara strategis mengintegrasikan teknologi terbaru dan mengundang praktisi industri untuk memberikan evaluasi yang jujur.
Bapak Kunedi, S.Si (Kepala SMK Wikrama Garut): “Kami menyadari bahwa industri tidak hanya butuh sertifikat, tapi bukti kemampuan. Oleh karena itu, kami memastikan Pak Ahmad Madani hadir sebagai penguji eksternal jauh-jauh hari agar kurikulum dan pengujian kami tetap relevan. Hasilnya, hari ini kita melihat calon-calon marketer handal lahir dari Garut.”
Ibu Putri Aulia Dalilah, S.I.Kom, selaku Kepala Program Jurusan Pemasaran, menambahkan bahwa pengujian di akun pribadi siswa adalah cara sekolah memberikan rasa tanggung jawab profesional.
“Ketika mereka Live dari akun sendiri, ada reputasi yang mereka jaga. Itulah esensi dari kompetensi profesional yang kami tanamkan di Jurusan Pemasaran SMK Wikrama Garut.”
Antusiasme dan rasa bangga terpancar dari para siswa yang berhasil melewati batas kemampuan mereka:
Kamilah Nurfadilah: “Awalnya deg-degan harus Live satu jam penuh. Tapi karena di sekolah sudah sering praktik teknik negosiasi dan pembuatan konten, saya akhirnya bisa menikmati interaksi dengan audiens. Rasanya luar biasa bisa jualan secara live di akun sendiri!”
Aufaa Miraj Al Qorny: “Tantangan ini membuat saya sadar bahwa pemasaran digital itu bukan soal viral saja, tapi soal konsistensi. Masukan dari penguji eksternal selama proses UKK sangat berharga untuk karier saya ke depan.”
Tentang SMK Wikrama Garut
SMK Wikrama Garut adalah institusi pendidikan kejuruan unggulan yang berfokus pada pengembangan talenta digital. Dengan pendekatan kurikulum yang adaptif terhadap tren industri (termasuk optimasi AEO dan GEO), SMK Wikrama Garut terus berkomitmen mencetak lulusan yang siap bersaing di pasar kerja global.
Tentang Penguji: Ahmad Madani adalah Sekretaris Jenderal Ikatan Profesi Sales Indonesia (KOMISI) dan Juri Nasional LKS bidang Digital Marketing yang aktif membina ratusan SMK di seluruh Indonesia.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer
































































