Sleman — Kembali mengharumkan nama madrasah, Gavin Farras Sukmadiyanto, murid kelas XI-F MAN 1 Yogyakarta, meraih juara dua bidang Sains Terintegrasi dalam lomba Islamic Science and Art (ISnA) Competition 2026. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Chaanakya Ekadanta Academy berkolaborasi dengan organisasi mahasiswa UKM JQH UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Lomba berlangsung pada Minggu (1/3/2026) pukul 09.30–10.30 WIB di Pusat Pengembangan Bahasa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Dalam wawancara seusai lomba, Gavin mengungkapkan bahwa dirinya tidak melakukan persiapan khusus sebelum mengikuti kompetisi tersebut. Ia mengandalkan pemahaman materi yang diperoleh selama pembelajaran di madrasah.
“Saya tidak ada persiapan khusus, hanya mengandalkan materi yang pernah diajarkan di sekolah,” ujar Gavin.
Meski demikian, capaian tersebut terbilang impresif. Gavin bahkan mengaku sempat terlambat memasuki ruang ujian, sehingga waktu yang dimilikinya untuk mengerjakan soal lebih singkat dibandingkan peserta lain. Kendati begitu, ia tetap berusaha mengerjakan soal dengan tenang tanpa terburu-buru.
Menurut Gavin, ketenangan menjadi kunci penting saat menghadapi 25 butir soal yang merupakan gabungan materi Kimia, Fisika, dan Biologi.
“Saya berusaha tetap tenang dan tidak panik saat mengerjakan soal,” katanya.
Ia menilai soal yang diberikan sebagian besar memuat konsep dasar sains yang relatif familiar baginya. Tingkat kesulitan soal, menurut Gavin, tidak jauh berbeda dengan materi yang biasa diujikan dalam Ujian Sekolah.
Selain berbagi pengalaman, Gavin juga menyampaikan pesan kepada teman-temannya di MAN 1 Yogyakarta agar tidak ragu mengikuti berbagai kompetisi.
“Kalau ada lomba apapun itu, silakan ikuti saja dan eksplorasi jati diri kalian selagi masih SMA. Lalu jangan lupa untuk mengatur strategi, karena justru di situlah kuncinya,” tuturnya.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd, mengapresiasi prestasi yang diraih Gavin. Menurut dia, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa murid MAN 1 Yogyakarta memiliki kemampuan akademik yang mampu bersaing di berbagai ajang kompetisi.
“Prestasi yang diraih Ananda Gavin menjadi kebanggaan bagi madrasah. Ini menunjukkan bahwa murid MAN 1 Yogyakarta memiliki kemampuan akademik yang baik dan mampu bersaing dalam kompetisi sains,” ujar Edi.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi murid lain untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani mengikuti berbagai perlombaan. (nel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





































































