MALANG – Kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan di Desa Glanggang, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang menjadi salah satu bentuk implementasi mata kuliah Pemberdayaan Masyarakat dalam Agribisnis (PMDA). Kegiatan ini berfokus pada pengelolaan sampah organik dan anorganik berbasis potensi lokal dengan sasaran utama ibu-ibu PKK Desa Glanggang.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pengelolaan sampah rumah tangga agar lebih bermanfaat dan memiliki nilai guna. Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui penerapan prinsip reduce, reuse, recycle (3R).
Berdasarkan hasil observasi dan diskusi bersama masyarakat, pengelolaan sampah di Desa Glanggang masih belum optimal. Sampah rumah tangga sering kali belum dipilah antara sampah organik dan anorganik sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, mahasiswa PMDA melaksanakan kegiatan sosialisasi dan praktik langsung mengenai pengolahan sampah rumah tangga.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai jenis-jenis sampah, dampak pencemaran lingkungan, serta pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Materi disampaikan secara sederhana dan interaktif agar mudah dipahami oleh peserta. Selain sosialisasi, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan pengalaman mereka terkait pengelolaan sampah di lingkungan sekitar.

Salah satu kegiatan praktik yang dilakukan yaitu pembuatan pupuk cair organik (POC) dari limbah rumah tangga organik seperti sisa sayuran, buah-buahan, dan daun kering. Dalam praktik ini peserta diajarkan tahapan pembuatan POC menggunakan bahan sederhana seperti air cucian beras dan EM4. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan limbah organik menjadi pupuk yang dapat digunakan untuk tanaman di rumah maupun lahan pertanian.

Selain pengolahan sampah organik, kegiatan juga dilanjutkan dengan praktik pembuatan gantungan kunci (keychain) dari tutup botol plastik bekas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan limbah anorganik menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Peserta terlihat antusias mengikuti proses pembuatan kerajinan karena dilakukan secara langsung dan berkelompok.
Antusiasme masyarakat selama kegiatan berlangsung cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari keaktifan peserta dalam mengikuti sosialisasi maupun praktik yang diberikan. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif bertanya dan mencoba membuat produk secara mandiri dengan pendampingan fasilitator.
Melalui kegiatan pemberdayaan ini, masyarakat memperoleh tambahan wawasan mengenai pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga yang baik dan ramah lingkungan. Selain itu, keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta berpotensi menjadi peluang usaha tambahan bagi masyarakat.
Kegiatan PMDA di Desa Glanggang diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Dengan adanya kerja sama antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa, pengelolaan sampah rumah tangga diharapkan dapat dilakukan secara lebih baik sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Oleh:
Nadya Jihan Syahbani
Khoirul Hidayat
Arya Rakha Putra Antika
Dinda Dayanti Alya Putri Faisal
Hafidh Faturrahman – Fotografer
Dari
(Universitas Brawijaya)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































