Di balik tingkah lucu dan viralnya, Si Oyen ternyata menyimpan kisah perjalanan hidup dari lingkungan masjid hingga akhirnya menetap nyaman di depan FX Sudirman.
Tak banyak yang tahu, kucing Oyen yang akrab disapa Si Oyen oleh pengunjung FX Sudirman yang viral di akun media Sosial Instagram dan Tiktok ini ternyata punya kisah lain sebelum menjadi ikon mall. Lewat wawancara singkat bersama Mas Zul—pengunjung tetap sekaligus perawat sukarela Si Oyen—terungkap bahwa kucing ini dulunya hidup di masjid dan masih memiliki keluarga.
Menurut Mas Zul, awal ia mengenal Oyen adalah ketika kucing tersebut masih berada di sebuah masjid sekitar kawasan Sudirman. Di lingkungan itu, Oyen tumbuh bersama induknya dan beberapa kucing lain.
“Waktu di masjid, Oyen masih sering bareng ibunya, makan bareng, tidur bareng jemaah. Di sanalah awal saya mengenalnya,” ujar Mas Zul.
Kebiasaan bertualang dan jiwa penasaran membuat Oyen perlahan menjelajah lebih jauh hingga akhirnya merasa nyaman beristirahat di pelataran FX Sudirman.
Usia Si Oyen sudah mencapai hampir enam tahun. Hal ini di lihat dari kondisi gigi, perubahan fisik, serta lamanya mengenal keluarga Oyen saat masih tinggal di masjid.
“Oyen bukan kucing kecil lagi. Umurnya kira-kira sudah enam tahun. Saya tahu dia waktu masih sering sama ibunya di masjid,” ujar Mas Zul, yang kini rutin memantau kondisi kesehatan kucing tersebut.
Lebih menarik lagi, Oyen ternyata bukan kucing tanpa induk seperti yang diperkirakan banyak orang. Ibunya masih hidup dan tinggal tidak jauh dari tempat ia dulu lahir. Hanya saja, karena Oyen merasa nyaman dan bebas di lingkungan mall, ia lebih jarang terlihat berjalan bersama sang induk.

“Ibunya masih ada, cuma sudah jarang nempel sama Oyen karena dia sudah nyaman di sini.” tambahnya.
Sejak mulai menetap di pelataran mall, keberadaan Oyen menarik perhatian pengunjung yang melewati gedung, terutama di sore hari. Awalnya, ia hanya dilirik sebagai kucing liar yang mencari tempat berteduh. Namun, ketika unggahan foto dan video tentangnya beredar di media sosial, Oyen berubah menjadi ikon baru kawasan itu.
Kini, pengunjung FX Sudirman tidak hanya datang untuk berbelanja atau bersantai, tetapi juga menyempatkan diri mengelus, memberi makan, atau sekadar mengambil foto bersama kucing Oyen. Beberapa bahkan menaruh wadah makanan dan air sebagai bentuk dukungan bagi keberlangsungan hidupnya.
Fenomena kehadiran Oyen membuktikan bahwa hewan liar mampu menjadi penghubung emosional antara masyarakat kota dan isu kesejahteraan satwa.
Tidak berhenti sebagai hiburan visual, keberadaan Si Oyen memicu perhatian lebih luas mengenai kondisi hewan jalanan. Komunitas pecinta kucing di Jakarta mulai menyambangi lokasi, memberikan makanan tambahan serta menawarkan program sterilisasi untuk mencegah populasi berlebih.
Kehadiran kucing Oyen menyadarkan orang-orang bahwa masih banyak kucing jalanan yang membutuhkan perhatian, terutama di pusat kota. Mall lain seperti Blok M Plaza hingga Cikini Gold Center dilaporkan mulai mengembangkan sudut-sudut kecil ramah kucing sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan ini.
“Kehadiran si Oyen ini membuat banyak orang sadar dan peka terhadap kucing terutama di pusat kota, mall lain juga mulai menyediakan sudut kecil ramah kucing.” (tambah mas zul)
Inisiatif kecil seperti memberi makan, memisahkan wadah minum, atau melapor ketika ada kucing terluka menjadi semakin umum dilakukan publik.
Mas Zul mengaku tidak berniat menjadi “pemilik” resmi Si Oyen, tetapi ia merasa perlu memberikan perhatian agar kucing tersebut tetap sehat dan aman. Ia berharap semakin banyak warga yang mengikuti langkah sederhana ini.
“Saya cuma ingin Oyen tetap terjaga, bersih, dan nggak kelaparan. Kalau ada yang mau bantu rawat juga, malah makin bagus,” tuturnya.
Menurutnya, Oyen hanyalah satu dari sekian banyak kucing yang membutuhkan tempat aman di Jakarta. Namun, perhatian publik terhadap Oyen menunjukkan potensi besar gerakan sosial berbasis empati yang berawal dari satu hewan kecil.
Cerita di Balik Viral Si Oyen FX Sudirman #SiOyenFX #ViralJakarta #HewanJalanan #OyenCorner
Pernah bertemu Si Oyen di FX Sudirman? Ceritakan pengalamanmu di kolom komentar dan bagikan fotonya di media sosial dengan tagar #OyenFXCare!
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































