Kelompok mahasiswa Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Guardians 63 Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar sosialisasi pencegahan perundungan dan ajakan bijak bermedia sosial di SMPN 41 Medan pada Selasa, 28 Oktober 2025 yang diikuti oleh 60 siswa SMPN 41 Medan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya perundungan fisik, verbal, dan siber serta mendorong keberanian mencegah dan melapor kasus perundungan.
Sosialisasi ini digelar oleh 20 mahasiswa USU dari berbagai program studi yang dibimbing oleh dosen fasilitator Dr. Agusmidah, SH., M.Hum, dan mentor Anzelina Sianipar sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek MKWK 63 Perundungan. Kegiatan dilaksanakan dengan metode interaktif, diawali sambutan, uji pretest, pemaparan materi pencegahan perundungan dan cyberbullying, serta uji pretest dan posttest untuk mengukur pemahaman siswa SMPN 41 Medam. Hasil yang didapat pada uji prestest adalah 90.16% benar dan hasil uji posttest adalah 91.80% benar. Sosialisasi juga memperkenalkan motto “HASTAG” (Hentikan Aksi Sosial Toxic Gaungkan Kebaikan) sebagai ajakan untuk menghentikan dan mencegah perundungan.

Kolaborasi dengan pihak sekolah sangat kuat dengan dukungan dari SMPN 41 Medan, yang turut menyambut dan membuka acara. Program ini mendemonstrasikan inovasi pembelajaran MKWK berbasis proyek yang langsung berdampak pada masyarakat dalam hal ini siswa sekolah menengah pertama.
Perwakilan dari sekolah menyampaikan kata sambutan sekaligus membuka kegiatan yang di sampaikan oleh Ibu Salamah Hutagalung S.pd. Ia berharap siswa dapat memperhatikan dan mendapatkan pengetahuan terbaik yang bisa di terapkan dilingkungan sekolah dan sosial. “Perhatikan, simak, ambil ilmu yang terbaik dan keluar dari tempat ini adalah hasil yang bisa kamu terapkan nantinya khususnya dalam proses belajar di sekolah maupun tempat tinggalmu” ujarnya.

Menurut Rahman Yusuf Siregar ketua kelompok MKWK 63, “Melalui program ini kami berharap adik-adik semua sadar akan bahaya perundungan dan dapat berani untuk mencegah, menghentikan serta melapor saat melihat aksi perundungan.” Salah satu siswa Gogo menyatakan “Jujur aku happy banget, masuk banget materinya, apalagi dibagian cyberbullying,” yang menunjukkan dampak sosialisasi terhadap pemahaman siswa.
Kegiatan ini sangat berdampak untuk mahasiswa maupun siswa/siswi. Dampak bagi mahasiswa meningkatnya pengetahun dan kesadaran, pengembangan soft skills seperti kemampuan komunikasi, Leadership. Sedangkan dampak bagi siswa/i adalah bertambahnya pengetahuan mengenai Perundungan, tumbuhnya kesadaran untuk bertindak, dan dapat menggunakakn Media sosial dengan bijak.
Kegiatan ini diharapkan menjadi model pembelajaran berkelanjutan di USU untuk memperkuat peran kampus dalam penanggulangan perundungan dan pemanfaatan media sosial secara bijak. Dengan demikian, proyek MKWK ini tidak hanya menyampaikan materi tetapi juga memberikan pelajaran berharga dan inovasi dalam pengembangan karakter mahasiswa dan masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































