Bengkulu, 9 Desember – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bengkulu terus memperkuat program pembinaan kepribadian melalui Pelatihan Pendidikan Moralitas bertema “Who Am I”. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya membentuk karakter anak binaan agar memiliki kepribadian yang berakhlak, berbudi pekerti, dan menjunjung tinggi nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
Pelatihan ini dirancang untuk memfasilitasi peserta dalam mengenali jati diri, memahami makna keberadaan, serta menumbuhkan tanggung jawab moral terhadap diri sendiri dan lingkungan sosial. Melalui metode interaktif seperti diskusi kelompok, permainan nilai, hingga sesi refleksi diri, anak binaan diajak untuk mengeksplorasi potensi pribadi serta mengembangkan sikap positif.
Kepala LPKA Kelas II Bengkulu, Elizama Gori, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak binaan tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga memperoleh nilai dan pengalaman yang dapat membentuk karakter mereka menjadi lebih baik. Pelatihan seperti ini penting untuk menumbuhkan kesadaran diri, empati, dan tanggung jawab moral sebagai bekal mereka ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sepanjang kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias dan aktif berpartisipasi dalam setiap sesi. Staf subseksi Pendidikan dan Bimbingan Kemasyarakatan turut mendampingi secara langsung untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai tujuan pembinaan.
Dengan adanya pelatihan ini, LPKA Bengkulu berharap anak binaan dapat membangun pondasi moral yang kuat sehingga mampu menjalani kehidupan lebih positif serta berkontribusi baik di lingkungan sosial mereka di masa depan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































