Lady Feomusu – nggak perlu ke jawa dulu sukses komunikasi dimulai dari Unwira Kupang
Kupang, NTT — Di tengah derasnya arus informasi digital, Indonesia tidak hanya butuh komunikator yang cakap teknologi, tetapi juga yang memahami akar budaya dan realitas sosialnya. Dari sinilah perjalanan saya, Ledy Feomusu, dimulai.
Saya percaya, kuliah di Universitas Katolik Widya Mandira Kupang (UNWIRA) adalah langkah nyata untuk membangun masa depan—bukan dari pusat, tetapi dari timur Indonesia.
UNWIRA bukan sekadar kampus tertua di Nusa Tenggara Timur. Berdiri sejak 1982 dan dikenal sebagai “Menara Ilmu Pengetahuan”, kampus ini telah melahirkan banyak lulusan yang berkiprah di pemerintahan, media, hingga dunia usaha. Dengan akreditasi institusi “Baik Sekali”, UNWIRA membuktikan kualitasnya sebagai pusat pendidikan unggulan di kawasan timur.
Kenapa Saya Memilih UNWIRA?
Sebagai anak NTT, saya merasa satu hal yang penting:
Indonesia terlalu luas untuk diceritakan dari satu sudut pandang saja.
Selama ini, banyak cerita tentang NTT ditulis oleh orang luar. Tidak semuanya salah, tapi sering kali tidak utuh. Kadang meleset. Kadang terkesan mengasihani. Padahal kami tidak butuh dikasihani—kami hanya ingin didengar dengan benar.
Di sinilah saya menemukan alasan kuat memilih Ilmu Komunikasi FISIP UNWIRA.
Belajar Jadi Suara dari Timur
Di Ilmu Komunikasi UNWIRA, saya tidak hanya belajar teori. Saya belajar menjadi komunikator yang punya sikap, empati, dan keberpihakan.
Saya dilatih menjadi:
– Public speaker yang percaya diri
– Humas yang beretika
– Content creator yang bangga dengan identitas lokal
Saya juga belajar satu hal penting:
Sukses tidak harus dimulai dari Jawa. Kita bisa mulai dari Kupang. Dari sini. Dari timur.
Kurikulum yang Relevan dan Kontekstual
Yang membuat Ilmu Komunikasi UNWIRA berbeda adalah pendekatannya yang kontekstual.
Kami tidak hanya mempelajari teori komunikasi dari luar negeri, tetapi juga:
– Menganalisis cara komunikasi masyarakat NTT
-Mengangkat isu lokal seperti stunting, pariwisata, dan budaya
Mengolahnya menjadi konten yang relevan secara nasional
Pembelajaran mencakup:
• Public speaking dan jurnalistik
• Broadcasting dan produksi media
• Digital content dan strategi komunikasi
• Public relations dan kampanye sosial
Semua itu tidak berhenti di kelas. Kami langsung praktik di lapangan.
Belajar dari Realitas, Bukan Sekadar Teori
Kuliah di Kupang memberi keuntungan besar. Isu-isu nyata ada di depan mata:
• Pariwisata Labuan Bajo
• Budaya tenun ikat
• Tradisi lokal
•Tantangan sosial masyarakat
Ini membuat setiap tugas, proyek, bahkan skripsi terasa lebih hidup dan berdampak.
Kami juga diberi kesempatan terlibat dalam:
– Pengabdian masyarakat
– Kolaborasi lintas daerah dan internasional
– Produksi karya kreatif seperti film dan konten digital
– Peluang Karier yang Luas
Lulusan Ilmu Komunikasi UNWIRA memiliki banyak pilihan:
• Jurnalis
• Public Relations (PR)
• Content creator
•Social media specialist
•Penyiar dan broadcaster
•Produser film dan dokumenter
Di era digital, peluang ini semakin terbuka terutama bagi mereka yang mampu mengangkat cerita lokal ke level nasional.
Menjadi Jembatan untuk Indonesia
Bagi saya, Ilmu Komunikasi bukan sekadar tentang berbicara. Ini tentang menjadi jembatan.
Jembatan antara:
– Cerita NTT dan Indonesia
– Budaya lokal dan dunia digital
– Realitas masyarakat dan ruang publik
Karena saya percaya, Indonesia butuh lebih banyak suara dari timur.
Dan suara itu, saya pilih untuk asah di UNWIRA.
Dari Kupang untuk Indonesia
Saya Ledy Feomusu, mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UNWIRA.
Di sini, saya belajar bahwa perubahan besar tidak harus dimulai dari pusat.
Perubahan bisa dimulai dari tempat kita berdiri sekarang.
Kalau kamu punya mimpi menjadi:
– Jurnalis
– Content creator
– PR profesional
– Atau komunikator yang berdampak
UNWIRA adalah tempat yang tepat untuk memulai.
Kini giliranmu.
Mari jadi bagian dari suara baru Indonesia—dari timur.
Salam Komunikasi!
Lady dwinka cheryn purnamitha Feomusu ilmu komunikasi UNWIRA membuat berita ini sebagai perwujudan tugas komunikasi organisasi bersama P. Yoseph, SVD, S. Fil, Th, M. I. Kom sebagai dosen pengampu mata kuliah
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



































































