Yogyakarta – Kebanggaan dan rasa syukur terpancar dari wajah keluarga besar MAN 1 Yogyakarta atas prestasi para murid di ajang Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI). Dalam FIKSI tahap 1 tahun 2026, sebanyak 10 tim MAN 1 Yogyakarta berhasil lolos seleksi nasional. Capaian tersebut mengantarkan MAN 1 Yogyakarta menempati peringkat pertama di tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus mempertegas eksistensi madrasah ini sebagai madrasah yang unggul dalam inovasi dan kewirausahaan.
Capaian membanggakan tersebut turut mengantarkan MAN 1 Yogyakarta menempati posisi ke-6 tingkat nasional berdasarkan jumlah tim yang lolos pada tahap 1 FIKSI 2026. Adapun peringkat pertama nasional diraih oleh SMA 3 Sidoarjo dengan total 19 tim yang berhasil melaju ke tahap selanjutnya. Prestasi ini semakin menegaskan daya saing MAN 1 Yogyakarta di tingkat nasional di tengah ketatnya persaingan antar sekolah dan madrasah dari seluruh Indonesia.
Keberhasilan tersebut menjadi wujud nyata konsistensi MAN 1 Yogyakarta dalam menumbuhkan budaya inovasi, kreativitas, dan semangat kewirausahaan di kalangan peserta didik. Beragam ide dan karya yang dikembangkan para murid tidak hanya mencerminkan kemampuan akademik yang kuat, tetapi juga menunjukkan kepedulian serta kepekaan mereka terhadap berbagai persoalan sosial dan lingkungan di sekitar.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S. Ag., S. Pd., M. Pd., menyampaikan apresiasi atas kerja keras para murid dan guru pembimbing yang telah memberikan hasil terbaik bagi madrasah. Edi mengatakan bahwa prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MAN 1 Yogyakarta. Keberhasilan 10 tim lolos tahap 1 FIKSI menunjukkan bahwa murid-murid memiliki kreativitas, daya saing, dan semangat inovasi yang luar biasa.
“Kami berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan memberikan hasil terbaik pada tahap berikutnya,” ungkap Edi. Edi menambahkan, madrasah akan terus mendukung berbagai program yang mampu mengembangkan potensi murid, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Sementara itu, guru pembimbing FIKSI MAN 1 Yogyakarta, Isti Handayani, S. Pd menyampaikan rasa syukur atas hasil yang diraih para peserta didik. Isti sangat bersyukur atas capaian ini. Menurut Isti, proses persiapan yang dilakukan tidak singkat karena murid-murid harus bekerja melalui tahapan diskusi, riset, hingga penyempurnaan proposal dan ide usaha. Semangat belajar dan kerja sama mereka menjadi kunci utama keberhasilan,” tutur Isti. Nanti di tahap selanjutnya, Isti berharap para murid dapat terus meningkatkan kualitas inovasi dan mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi tahapan selanjutnya.
Dengan capaian ini, MAN 1 Yogyakarta kembali menegaskan posisinya sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif melahirkan generasi kreatif, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional. (luf)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer
































































