Pelaksanaan program asistensi mengajar di SMK Negeri 2 Singosari memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses pembelajaran di lingkungan sekolah vokasi yang memiliki karakteristik pembelajaran berbasis praktik dan teknologi industri. Melalui asistensi mengajar tersebut, mahasiswa dapat memahami secara nyata bagaimana proses pendidikan kejuruan dilaksanakan, mulai dari penyampaian materi, pengelolaan kelas, hingga pendampingan praktik siswa di laboratorium.
Pengalaman baik yang paling dirasakan selama kegiatan berlangsung adalah terciptanya hubungan yang positif antara mahasiswa dengan siswa. Siswa kelas Mekatronika dan Elektronika Industri menunjukkan antusiasme yang tinggi saat mengikuti pembelajaran mengenai PLC Smart Relay Zelio dan PLC Omron. Suasana pembelajaran menjadi lebih interaktif karena siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan teori, tetapi juga aktif melakukan praktik pemrograman dan pengoperasian PLC secara langsung. Hal tersebut memberikan pengalaman menyenangkan bagi mahasiswa karena dapat melihat siswa memahami materi secara bertahap dan mampu menyelesaikan praktik dengan baik.
Dalam proses pembelajaran PLC, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam menjelaskan konsep otomatisasi industri menggunakan metode yang lebih sederhana dan mudah dipahami siswa. Mahasiswa belajar bagaimana menyampaikan materi ladder diagram, pengenalan input-output, timer, counter, serta simulasi rangkaian kontrol industri dengan pendekatan yang komunikatif. Ketika siswa mengalami kesulitan dalam praktik maupun pemrograman, mahasiswa berusaha memberikan pendampingan secara langsung sehingga tercipta suasana belajar yang lebih nyaman dan tidak membosankan. Pengalaman tersebut melatih kesabaran, kemampuan komunikasi, dan keterampilan mengajar secara profesional.
Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman baik ketika mendampingi siswa melakukan troubleshooting pada rangkaian PLC. Banyak siswa yang awalnya mengalami kesalahan wiring maupun kesalahan program, namun melalui bimbingan dan diskusi bersama, siswa dapat menemukan solusi secara mandiri. Dari kegiatan tersebut, mahasiswa merasa bangga karena mampu membantu meningkatkan pemahaman dan rasa percaya diri siswa dalam pembelajaran praktik industri. Situasi tersebut juga menciptakan kedekatan emosional yang positif antara mahasiswa dan siswa selama kegiatan asistensi mengajar berlangsung.
Pengalaman yang sangat berkesan lainnya adalah pelaksanaan proyek PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) atau panel surya yang diberikan kepada sekolah. Kegiatan proyek ini menjadi pengalaman nyata dalam menerapkan ilmu energi terbarukan yang telah dipelajari di bangku perkuliahan. Mahasiswa bersama tim melakukan proses perencanaan, pengenalan komponen, perakitan panel surya, pemasangan sistem, hingga pengujian keluaran tegangan dan arus pada instalasi PLTS. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman lapangan yang sangat bermanfaat karena mahasiswa dapat memahami kondisi kerja sebenarnya dalam pengembangan sistem energi terbarukan.
Melalui proyek PLTS tersebut, mahasiswa juga memperoleh pengalaman dalam bekerja sama secara tim dan berkomunikasi dengan pihak sekolah. Setiap anggota tim memiliki tanggung jawab masing-masing sehingga pekerjaan dapat berjalan lebih terstruktur dan efektif. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga melatih kemampuan koordinasi, disiplin, serta penyelesaian masalah di lapangan. Mahasiswa merasa senang karena proyek yang dilaksanakan tidak hanya menjadi media pembelajaran, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi sekolah sebagai sarana praktik dan pengenalan teknologi energi ramah lingkungan.
Pengalaman baik lainnya adalah adanya dukungan dan penerimaan yang sangat baik dari guru pembimbing serta pihak sekolah terhadap kegiatan asistensi mengajar. Guru-guru di SMKN 2 Singosari memberikan arahan, motivasi, serta kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran di kelas maupun laboratorium. Lingkungan sekolah yang kondusif membuat mahasiswa lebih percaya diri dalam mengembangkan kemampuan mengajar dan berinteraksi dengan siswa. Dukungan tersebut memberikan kesan positif dan menjadikan kegiatan asistensi mengajar berjalan dengan lancar serta penuh pengalaman bermakna.
Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya disampaikan kepada guru pamong, yaitu Mokhamad Amrul Sadat, atas bimbingan, arahan, serta dukungan yang diberikan selama kegiatan asistensi mengajar berlangsung. Beliau telah banyak membantu mahasiswa dalam memahami kondisi pembelajaran di sekolah, memberikan masukan dalam proses mengajar, serta membimbing dalam pelaksanaan proyek PLC maupun PLTS. Selain itu, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh siswa jurusan Mekatronika dan Elektronika Industri yang telah menerima mahasiswa dengan baik, aktif selama pembelajaran, serta memberikan pengalaman mengajar yang sangat berkesan. Semangat belajar, kerja sama, dan antusiasme siswa menjadi motivasi tersendiri bagi mahasiswa untuk terus berkembang sebagai calon pendidik profesional di bidang teknik elektro.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer

































































