Dusun Gondangrejo – Mahasiswa Pendidikan IPS 2023 yang terdiri dari Annisa Fauziyah Rahmah, Chantyka Nirmala Sari, Ummu Kultsum dan Virnanda Septiana Putri melaksanakan kegiatan pengabdian yang merupakan implementasi dari Mata Kuliah Pengabdian Masyarakat diampu oleh Dr. Agustina Tri Wijayanti S.Pd., M.Pd. dan Rusyda Nasyita Rahman M.Pd. Berupa sosialisasi dan praktik budidaya lele dalam galon sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan di Dusun Gondangrejo, Desa Gari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, pada Minggu (3/5/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan metode budidaya lele sederhana yang dapat dilakukan masyarakat di lingkungan rumah dengan memanfaatkan galon bekas sebagai media budidaya. Selain menjadi alternatif pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga, program ini juga mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan limbah plastik agar lebih bernilai guna.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal kegiatan. Warga mengikuti proses sosialisasi, praktik budidaya, hingga diskusi mengenai keberlanjutan program di lingkungan Dusun Gondangrejo. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga membagikan benih lele kepada warga agar budidaya dapat langsung diterapkan di rumah masing-masing.
Salah satu warga, Ibu Erna, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat yang besar, khususnya bagi ibu rumah tangga. Menurutnya, budidaya lele dapat membantu memenuhi kebutuhan lauk keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga.
“Manfaatnya banyak sekali, terutama untuk saya sebagai ibu rumah tangga. Kalau hasil budidayanya nanti berhasil, bisa membantu perekonomian dan tidak perlu membeli lauk,” ujarnya.
Ia juga menilai pemanfaatan galon bekas sebagai tempat budidaya merupakan ide yang kreatif dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Hal serupa disampaikan oleh Bapak Inggil Paimo. Ia berharap budidaya lele dapat berkembang lebih luas di masyarakat sehingga mampu mendukung kebutuhan pangan warga ke depannya.
“Mudah-mudahan lelenya bisa berkembang biak dan masyarakat di sini bisa beternak lele supaya kedepannya lebih bagus untuk kebutuhan lauknya,” katanya.
Sementara itu, Bapak Anas mengungkapkan bahwa budidaya lele sebenarnya sudah mulai dikenal masyarakat, namun masih terdapat berbagai kendala dalam penerapan sistem dan proses budidayanya. Oleh karena itu, ia menilai kegiatan mahasiswa ini dapat menjadi motivasi sekaligus tambahan pengetahuan bagi warga.
“Kami berharap apa yang dipaparkan adik-adik mahasiswa bisa menjadi motivasi bagi masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan melalui budidaya lele,” ungkapnya.
Ia juga berharap program tersebut dapat berkembang lebih besar di masa mendatang, termasuk melalui pembuatan kolam budidaya yang lebih luas agar hasil panen semakin meningkat.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, mahasiswa Pendidikan IPS tidak hanya memberikan edukasi mengenai budidaya ikan lele, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketahanan pangan berbasis lingkungan dan pemanfaatan sumber daya sederhana di sekitar rumah. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian pangan masyarakat secara berkelanjutan di Dusun Gondangrejo.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



































































