Garut, 03 Desember 2025 – Di tengah pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Ganjil yang sedang berlangsung di berbagai Madrasah Ibtidaiyah, MIS AR-RAUDHOTUN NUR tetap menjaga komitmennya dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi seluruh peserta didik. Meskipun sebagian besar siswa sedang fokus menghadapi asesmen, program MBG justru menjadi dorongan semangat dan energi tambahan bagi mereka untuk mengikuti ujian dengan kondisi fisik yang lebih prima dan berdaya.
Program MBG di madrasah ini tidak hanya dipandang sebagai kegiatan kampanye, melainkan sebuah program holistik yang berdampak pada tumbuh kembang peserta didik sebagai generasi unggulan. Melalui asupan makanan bergizi yang terukur, siswa didorong untuk memiliki daya konsentrasi yang lebih baik, stamina yang stabil, serta motivasi belajar yang meningkat. Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa MIS AR-RAUDHOTUN NUR tetap mengedepankan keberlangsungan program ini di tengah padatnya agenda asesmen.
Kementerian Agama Republik Indonesia juga turut terlibat dalam mengawal keberlangsungan program MBG, khususnya dalam memastikan bahwa bahan makanan yang disajikan sesuai dengan prinsip Halalan Thayyiban. Pengawasan dilakukan mulai dari proses pemilihan bahan, cara pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan agar tetap higienis serta aman dikonsumsi oleh siswa. Keterlibatan ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap pemenuhan gizi anak-anak madrasah yang dinilai berpengaruh besar terhadap kualitas pembelajaran.

Kepala MIS AR-RAUDHOTUN NUR, Ibu Mutiara Selandiana Effendi, S.Pd, menyampaikan bahwa keberlanjutan program MBG merupakan bentuk ikhtiar madrasah dalam mendukung kesehatan dan kesiapan mental siswa selama mengikuti ASAS. “Kami ingin memastikan bahwa siswa datang belajar dalam keadaan sehat dan siap mengikuti asesmen. Program MBG membantu mereka tetap berenergi dan menjaga fokus selama proses ujian berlangsung,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, MIS AR-RAUDHOTUN NUR bekerja sama dengan SPPG Yayasan Persyarikatan Muhammadiyah Bayongbong Garut. Sinergi ini terbentuk sebagai komitmen bersama untuk menjaga kualitas makanan, baik dari segi gizi, kebersihan, maupun ketepatan waktu distribusinya. Setiap menu yang diberikan kepada siswa telah disesuaikan dengan standar kebutuhan gizi anak usia sekolah serta mengikuti rekomendasi kesehatan yang berlaku. Pihak SPPG menerapkan sistem pengawasan berlapis agar tidak terjadi kesalahan dalam proses penyajian makanan. Mulai dari pengecekan bahan baku, kebersihan wadah makanan, hingga ketepatan porsi diberikan perhatian khusus demi menjaga mutu layanan kepada siswa. Tidak hanya itu, para guru juga turut berperan memotivasi siswa agar menyadari pentingnya mengonsumsi makanan sehat sebagai bagian dari proses belajar yang maksimal.
Bagi para siswa, keberadaan Program MBG justru menjadi penyemangat tambahan di tengah pelaksanaan ASAS. Banyak dari mereka merasa lebih siap dan percaya diri menghadapi soal-soal asesmen setelah mendapatkan asupan makanan sehat yang disediakan oleh madrasah. Program ini juga membantu menumbuhkan kebiasaan makan sehat yang diharapkan dapat terbawa hingga kehidupan sehari-hari mereka di rumah. Dengan berbagai manfaat yang dirasakan, Program MBG di MIS AR-RAUDHOTUN NUR telah menjadi bukti nyata bahwa dukungan terhadap kesehatan siswa memiliki pengaruh besar terhadap prestasi dan kesiapan mereka dalam menghadapi ujian. Madrasah berharap program ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lain dalam mengutamakan gizi siswa sebagai bagian integral dari proses pembelajaran.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”


































































