Surabaya – SDN Barata Jaya Surabaya bersana dengan UPN “Veteran” Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan SI PANDA (Siswa Pancasila Damai di Dunia Maya) sebagai upaya edukasi dan penguatan karakter siswa dalam menghadapi perkembangan dunia digital. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (5/12) dan bertujuan menanamkan pemahaman tentang etika bermedia sosial yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila sejak usia sekolah dasar.
Melalui konsep edutainment yang menggabungkan sosialisasi interaktif, permainan edukatif, dan proyek kreatif, siswa diajak untuk mengenali dunia maya secara bijak serta memahami perilaku yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam bermedia sosial. Materi yang disampaikan menekankan peran Pancasila sebagai pedoman dalam berinteraksi di ruang digital, termasuk menghindari cyberbullying, ujaran kebencian, serta penyebaran informasi yang tidak benar.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemahaman teori, tetapi juga mendorong praktik nyata melalui Proyek POETIK (Pohon Etika Digital). Melalui proyek tersebut, siswa menuangkan pemahaman mereka mengenai nilai benar dan salah di dunia maya sebagai wujud komitmen untuk menciptakan lingkungan digital yang aman, damai, dan beretika.
Sebagai pembina kegiatan, Taufikurrahman menjelaskan bahwa program ini sebagai aksi pancasila. Diharapkan mahasiswa menjadi duta Pancasila di masyarakat yang bisa mengiplemtasikan nilai-nilai pancasila sesuai dengan project yang rancang
“Di kelas, siswa mempelajari nilai Pancasila, moderasi beragama, dan etika digital.
Melalui kegiatan ini, mereka mempraktikkannya secara langsung—mulai dari mengenali hoaks, membangun narasi positif, hingga menjaga etika dalam berdiskusi,” ujar Taufikurrahman.
Kegiatan SI PANDA diikuti oleh siswa kelas VA SDN Barata Jaya Surabaya. Para peserta memperoleh edukasi mengenai pengenalan dunia maya, nilai-nilai Pancasila, serta etika dalam bermedia sosial melalui penyampaian materi interaktif, games tanya jawab, dan diskusi sederhana berbasis contoh kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Pihak sekolah mengapresiasi kegiatan ini karena mampu mengaitkan pembelajaran Pancasila dengan praktik penggunaan media digital dalam kehidupan sehari-hari siswa. Siswa pun merasakan manfaatnya, khususnya dalam memahami perilaku yang boleh dan tidak boleh dilakukan di dunia maya.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam bermedia sosial demi mewujudkan ruang digital yang aman, damai, dan beretika.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































