Mahasiswa KKN Mandiri UPGRIS menggelar kegiatan sosialisasi anti-bullying di MI NU 16 Kaligading pada Rabu (28/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN Mandiri UPGRIS yang berfokus pada penguatan pendidikan dasar karakter yang diikuti oleh siswa kelas 6B. Kegiatan tersebut digelar kaitannya dengan maraknya permasalahan isu bullying terhadap anak di lingkungan pendidikan dasar serta kurangnya pemahaman anak mengenai bentuk-bentuk kekerasan, perundungan, serta hak untuk merasa aman kerap membuat tindakan tersebut terjadi tanpa disadari oleh korban maupun lingkungan sekitarnya.
Mahasiswa KKN menilai bahwa usia sekolah dasar merupakan fase penting dalam pembentukan sikap, perilaku, dan kesadaran sosial anak. Apabila sejak dini siswa dibekali pemahaman yang tepat mengenai bullying, maka risiko terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah dapat diminimalkan.
Bullying di lingkungan sekolah sering kali dianggap sebagai candaan biasa, padahal dampaknya dapat memengaruhi kesehatan mental, kepercayaan diri, serta prestasi belajar anak yang dapat meninggalkan trauma jangka panjang.

Kegiatan diawali dengan ice breaking lalu kemudian mahasiswa KKN memberikan edukasi secara langsung mengenai jenis-jenis bullying, dampak, penanganan, serta langkah yang dapat dilakukan ketika menyaksikan tindakan perundungan. Penyampaian materi menggunakan bahasa sederhana, contoh konkret, dan visual pendukung agar mudah dipahami siswa. Sesi penyampaian materi juga disertai dengan sesi menyanyi bersama yang membuat suasana meriah. Sesi materi diakhiri dengan kesempatan bagi siswa untuk menceritakan pengalaman terkait perundungan. Momen ini ditutup dengan ajakan untuk saling memperbaiki sikap dan perilaku dan penempelan poster anti-bullying di mading kelas.
Kegiatan edukasi ini mendapatkan respons positif dari pihak sekolah dan para guru. Mereka menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini sangat dibutuhkan, mengingat keterbatasan waktu pembelajaran formal untuk membahas isu bullying secara mendalam.
Kepala MI NU 16 Kaligading, Ainur Rofiq, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada KKN Mandiri UPGRIS. Sosialisasi Anti-Bullying ini bermanfaat dan memberi dampak baik kepada murid dan siswa dapat lebih terbuka dan berani melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan yang mengarah pada kekerasan,” ujarnya.
Salah satu siswi kelas VI, Alya, memberikan tanggapannya mengenai kegiatan ini. “Dengan adannya sosialisasi ini, saya jadi tahu kalau bullying dampaknya sangat mengerikan dan tidak boleh dilakukan ,” tuturnya.
Kegiatan edukasi ini diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman sesaat, tetapi juga membentuk kesadaran jangka panjang bagi siswa untuk saling menjaga, menghargai, dan melindungi satu sama lain.
Kegiatan KKN Mandiri UPGRIS ini sejalan dengan upaya pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter serta mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif. Dengan adanya edukasi pencegahan bullying sejak dini, diharapkan MI NU 16 Kaligading dapat menjadi contoh sekolah dasar yang peduli terhadap perlindungan anak dan kesejahteraan generasi muda.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































