Permasalahan sampah masih menjadi tantangan serius di berbagai wilayah, khususnya di kawasan permukiman masyarakat. Kurangnya fasilitas tempat sampah serta rendahnya kesadaran dalam pengelolaan sampah sering kali berdampak pada kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan lingkungan. Menyikapi kondisi tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi UIN Raden Fatah Palembang Kelompok 204 menghadirkan inovasi kreatif dengan memanfaatkan barang bekas menjadi tempat sampah ramah lingkungan.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Kreatif Sugih Waras, Talang Jambe, sebagai bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Inovasi ini bertujuan untuk mengurangi limbah barang bekas yang tidak terpakai sekaligus menyediakan fasilitas tempat sampah yang fungsional dan bernilai guna. Barang-barang seperti galon air mineral, ember rusak, drum plastik, hingga botol berukuran besar dimanfaatkan kembali melalui proses pengolahan sederhana namun efektif.
Proses pembuatan tempat sampah ramah lingkungan diawali dengan pengumpulan barang bekas dari lingkungan sekitar. Selanjutnya, bahan-bahan tersebut dibersihkan, diperbaiki, dan dicat agar terlihat lebih menarik serta layak digunakan. Untuk mendukung edukasi pengelolaan sampah, mahasiswa KKN juga memberikan label pemilahan sampah organik dan non-organik guna membiasakan masyarakat membuang sampah sesuai jenisnya.
Ketua Kelompok KKN Rekognisi UIN Raden Fatah Kelompok 204 menyampaikan bahwa program ini berangkat dari kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan di lokasi KKN. “Kami melihat masih banyak barang bekas di sekitar lingkungan yang sebenarnya bisa dimanfaatkan kembali. Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan serta menunjukkan bahwa barang bekas dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya.
Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana kebersihan, tetapi juga pada peningkatan kesadaran lingkungan masyarakat. Mahasiswa KKN turut memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik serta dampaknya terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan.
Keunggulan dari inovasi ini terletak pada konsep ramah lingkungan dan efisiensi biaya. Pemanfaatan barang bekas mampu mengurangi jumlah limbah plastik sekaligus menekan biaya pengadaan tempat sampah baru. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat Kampung Kreatif Sugih Waras dalam setiap tahapan kegiatan turut menumbuhkan rasa kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungan.
Lebih lanjut, Ketua Kelompok KKN 204 berharap inovasi ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti selama masa KKN berlangsung, tetapi dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh masyarakat sebagai langkah kecil menuju lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui inovasi bertajuk “Sulap Limbah Jadi Berkah”, Mahasiswa KKN Rekognisi UIN Raden Fatah Kelompok 204 membuktikan bahwa permasalahan lingkungan dapat diatasi melalui kreativitas, kolaborasi, dan kepedulian bersama. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan.
Kreativitas bukan hanya menciptakan sesuatu yang baru, tapi memberi nilai baru pada hal-hal yang terlupakan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































