2 Februari 2024 – Bengkulu — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu melaksanakan kegiatan panen sayuran pakcoy, Senin (2/2).
Kegiatan panen dilaksanakan di area kebun ketahanan pangan Rutan Bengkulu dan melibatkan WBP yang tergabung dalam program pembinaan kerja bidang pertanian. Panen pakcoy ini merupakan hasil dari proses budidaya yang dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari optimalisasi lahan serta pembinaan keterampilan bagi WBP.
Pelaksanaan program pertanian tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan produktif yang bertujuan untuk menanamkan nilai kerja keras, tanggung jawab, serta kemandirian kepada WBP selama menjalani masa pidana. Selain itu, hasil panen juga dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan konsumsi dapur rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Tomy Yulianto, menyampaikan bahwa kegiatan panen pakcoy ini merupakan wujud nyata komitmen Rutan Bengkulu dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan bekal keterampilan kepada WBP.
“Melalui kegiatan ini, WBP tidak hanya mendapatkan keterampilan bercocok tanam, tetapi juga dibekali pengalaman kerja yang dapat menjadi modal positif setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian memiliki nilai strategis karena mudah diterapkan dan memiliki manfaat langsung, baik bagi warga binaan maupun bagi rutan secara keseluruhan.
Proses panen berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. WBP tampak antusias memanen sayuran pakcoy yang tumbuh dengan baik sebagai hasil dari perawatan rutin dan pendampingan petugas.
Ke depan, Rutan Kelas IIB Bengkulu berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian, khususnya di bidang pertanian dan ketahanan pangan, sebagai bagian dari upaya menciptakan WBP yang produktif, mandiri, dan siap berkontribusi positif setelah bebas nantinya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”





































































