Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — MAN 1 Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan kokurikuler bertajuk Pendampingan Pemenuhan Tugas Artikel Kokurikuler Kelas X yang berlangsung di Perpustakaan lantai 2, Jumat (7/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 12.45–15.00 WIB dan diikuti oleh murid kelas X dari kelompok artikel di tiap kelas.
Kegiatan dibuka oleh perwakilan Tim Kokurikuler Kelas X yang memberikan arahan terkait teknis pelaksanaan serta penegasan tujuan pendampingan. Setelah itu, murid memperoleh penyampaian informasi umum mengenai penulisan artikel, mulai dari struktur, kaidah bahasa, hingga cara mengolah data dan gagasan menjadi tulisan yang runtut dan informatif.
Pendampingan dipandu oleh Muhammadun AS selaku narasumber. Dalam sesi ini, murid tidak hanya mendapatkan penjelasan materi, tetapi juga pendampingan secara langsung melalui koreksi dan masukan terhadap karya artikel yang telah mereka susun. Proses tersebut diharapkan mampu membantu murid memperbaiki kualitas tulisan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam menulis. Kegiatan kemudian ditutup dengan penguatan dan refleksi atas proses pembelajaran yang telah dilalui.
Pendampingan penulisan artikel ini bertujuan memberikan fasilitas kepada murid kelas X dalam mengerjakan tugas kontekstual yang berkaitan dengan sejarah peradaban Hindu-Budha, khususnya hasil pengamatan dan pembelajaran dari Candi Sewu dan Candi Plaosan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan edukatif murid kelas X ke kedua situs bersejarah tersebut pada minggu sebelumnya.
Menurut Muhammadun AS, kegiatan ini memiliki peran penting dalam pengembangan kemampuan murid. “Kegiatan ini bagus untuk menambah soft skill murid, terutama dalam kemampuan berpikir kritis, menyusun argumen, dan menuangkan gagasan secara tertulis,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag, S.Pd, M.Pd, memberikan motivasi kepada para murid agar menjadikan kegiatan ini sebagai sarana belajar yang bermakna. Ia menekankan bahwa menulis artikel bukan sekadar memenuhi tugas, tetapi juga melatih kepekaan berpikir dan kemampuan literasi.
“Melalui penulisan artikel, murid belajar mengamati, menganalisis, dan menyampaikan pemikiran secara bertanggung jawab. Keterampilan ini sangat penting untuk membentuk generasi yang kritis, berwawasan luas, dan mampu berkontribusi positif di masyarakat,” tandas Edi.
Ia berharap pendampingan kokurikuler ini dapat terus mendorong murid untuk mengembangkan budaya literasi dan menjadikan pengalaman belajar di lapangan sebagai sumber inspirasi dalam berkarya. (dee)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































