Bantul (MTsN 4 Bantul) — Semarak Ramadan 1447 H di MTsN 4 Bantul kembali menghadirkan pembinaan spiritual yang bermakna melalui kegiatan kultum hari kedua yang dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026. Bertempat di Masjid Baitul ‘Ilmi MTsN 4 Bantul, kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa Kelas 7, 8 dan 9 dengan penuh kekhusyukan.
Kultum disampaikan oleh Nathan Ibnu Santosa, siswa kelas 9C, yang mengangkat tema fenomena pergaulan remaja di era modern. Dalam penyampaiannya, Nathan menyoroti realitas sosial di mana sebagian remaja menganggap tidak berpacaran sebagai sesuatu yang tidak normal. Ia menegaskan bahwa anggapan tersebut perlu diluruskan dengan pemahaman agama yang benar.
Menguatkan pesan tersebut, Nathan mengutip firman Allah SWT dalam QS Al-Isra ayat 32 yang menegaskan larangan untuk tidak mendekati zina karena merupakan perbuatan keji dan jalan yang buruk. Ia mengingatkan bahwa menjaga diri dari hal-hal yang mengarah pada zina merupakan bentuk ketaatan yang harus dijaga oleh setiap muslim, khususnya generasi muda.
Lebih lanjut, ia juga mengaitkan dengan QS Hud ayat 112 yang menekankan pentingnya istiqomah dalam menjalankan perintah Allah SWT. Menurutnya, di tengah derasnya arus pergaulan dan pengaruh media, remaja harus memiliki keteguhan iman untuk tetap berada di jalan yang benar.
“Allah SWT tidak menilai seseorang dari penampilan atau pengakuan manusia, tetapi dari ketakwaannya. Maka jadilah remaja yang berani menjaga diri dan tetap mengedepankan Allah dalam setiap langkah,” tegas Nathan di hadapan peserta kultum.
Dalam kultumnya, Nathan juga memberikan langkah konkret untuk menjaga istiqomah dalam kehidupan sehari-hari, yaitu dengan memperkuat ibadah wajib dan sunnah, memilih lingkungan pergaulan yang baik, aktif menghadiri majelis ilmu, terus belajar dalam kebaikan, serta menghindari konten negatif yang dapat merusak akhlak.
Kepala madrasah, Sugeng Muhari, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas materi kultum yang disampaikan. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
“Madrasah memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter dan akhlak siswa. Melalui kegiatan kultum ini, nilai-nilai Al-Qur’an ditanamkan secara kontekstual sehingga mudah dipahami dan diamalkan oleh siswa,” ungkapnya.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan Semarak Ramadan merupakan momentum strategis dalam memperkuat pembinaan spiritual siswa agar menjadi generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.
Kegiatan kultum Ramadan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan selama bulan Ramadan sebagai bagian dari komitmen MTsN 4 Bantul dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang religius, inspiratif, dan berkarakter. (ETU)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































