Papua Tengah, 24 Maret 2026 – Dalam dunia kemanusiaan, jarak bukan penghalang, melainkan jembatan pengabdian. Sosok Trisna Purwanto, personel Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) berusia 23 tahun asal Lampung, membuktikannya lewat perjalanan tugasnya yang melintasi ribuan kilometer hingga Kantor SAR Timika, Papua Tengah.
Kehadiran Trisna di balik seragam oranye Basarnas membawa harapan bagi masyarakat setempat. Sebagai rescuer, puncak keberhasilan baginya bukan medali atau pujian, melainkan saat korban ditemukan dan diselamatkan dalam kondisi sehat walafiat. “Avignam Jagat Samagram”—semoga selamatlah alam semesta—bukan sekadar motto, tapi janji setia yang dibawanya dari tanah kelahiran di Lampung ke belantara Papua.
“Dedikasi seperti ini mengingatkan kita bahwa pahlawan masa kini adalah mereka yang berani tinggalkan zona nyaman demi keselamatan sesama,” ujar Trisna saat ditemui di Kantor SAR Timika. Meski masih muda, ia telah menunjukkan komitmen total dalam menangani operasi pencarian dan pertolongan di wilayah rawan bencana.
Kantor SAR Timika sendiri menjadi garda terdepan dalam menangani insiden di pegunungan dan hutan Papua. Kehadiran personel seperti Trisna memberikan rasa aman bagi warga lokal yang sering menghadapi tantangan alam ekstrem.
Perjalanan Trisna dari Lampung ke Papua Tengah ini menjadi inspirasi bagi generasi muda. Ia membuktikan bahwa pengabdian tak mengenal batas geografis atau usia.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































