Bantul (MAN 4 Bantul) – Suasana mushala MAN 4 Bantul pada Jumat (13/03/2026) terasa hangat sekaligus khidmat. Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an, madrasah menggelar pengajian yang menghadirkan penceramah, Ustadz Fajrul Islamu, S.T.P. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII, serta guru dan pegawai, menjadikan mushala penuh dengan antusiasme dan semangat kebersamaan.
Sejak awal acara, nuansa religius begitu terasa. Para peserta duduk rapi, menyimak setiap rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian. Ketika Ustadz Fajrul Islamu mulai menyampaikan tausiyahnya, suasana berubah menjadi lebih hidup. Dengan gaya penyampaian yang santai, segar, dan diselingi humor, ia mampu mencairkan suasana tanpa mengurangi kedalaman pesan yang disampaikan.
Mengangkat tema “Menuju Generasi Cerdas dan Berintegritas dengan Al-Qur’an”, Ustadz Fajrul mengajak para siswa untuk tidak hanya menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan, tetapi juga sebagai pedoman dalam berpikir dan bertindak. Ia menekankan bahwa kecerdasan sejati bukan hanya soal akademik, tetapi juga akhlak dan integritas yang dibangun dari nilai-nilai Al-Qur’an.
Gelak tawa sesekali terdengar dari para siswa saat Ustadz Fajrul menyelipkan kisah-kisah inspiratif dengan gaya khasnya. Namun di balik itu, pesan yang disampaikan tetap mengena dan menggugah kesadaran. “Al-Qur’an itu bukan hanya untuk dibaca saat tertentu saja, tetapi untuk menjadi panduan hidup. Kalau ingin menjadi generasi yang cerdas dan berintegritas, maka dekatkan diri dengan Al-Qur’an, pahami isinya, dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Ustadz Fajrul Islamu.
Pengajian ini tidak hanya menjadi momen peringatan Nuzulul Qur’an, tetapi juga sebagai penguatan karakter bagi seluruh warga madrasah. Dengan pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan, pesan-pesan keagamaan terasa lebih mudah diterima oleh para siswa.
Melalui kegiatan ini, MAN 4 Bantul kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai keislaman. Di tengah tawa dan keseriusan yang berpadu, semangat menjadi generasi Qur’ani pun tumbuh perlahan namun pasti. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer































































