Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Negeri Surabaya menjalin kolaborasi dengan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam upaya mendorong digitalisasi pengelolaan keuangan melalui pengembangan Website, salah satu website yang dikembangkan yakni website Astana Travel Haji dan Umroh. Inisiatif ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam membantu pelaku usaha meningkatkan keteraturan pencatatan keuangan secara lebih sistematis dan terorganisir.
Kolaborasi ini berangkat dari masih ditemukannya berbagai macam permasalahan administrasi keuangan pada sektor UKM, khususnya dalam proses pencatatan transaksi yang belum dilakukan secara konsisten dan terstruktur. Banyak pelaku usaha masih menggunakan metode pencatatan manual yang berisiko menyebabkan data tercecer, sulit ditelusuri, hingga hilang. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat pengawasan arus keuangan, tetapi juga mempersulit pelaku usaha dalam mengevaluasi perkembangan bisnis secara akurat.
Melalui Website Astana Travel Haji dan Umroh, mahasiswa menghadirkan fitur pencatatan transaksi yang dirancang lebih praktis, sederhana, dan mudah diakses oleh pelaku UKM untuk mencatat aktivitas keuangan secara lebih terstruktur. Setiap transaksi yang terjadi dapat didokumentasikan secara digital, sehingga data keuangan tidak lagi tercecer atau hanya mengandalkan ingatan. Sistem ini dirancang secara sederhana agar mudah digunakan oleh pelaku usaha yang belum terbiasa dengan teknologi maupun konsep akuntansi yang kompleks.
Pemilik UKM Astana Travel Haji dan Umroh, Nanang, mengungkapkan bahwa kehadiran website tersebut memberikan manfaat dalam pengelolaan keuangan usahanya. “Sebelumnya pencatatan transaksi dan data pendaftaran masih dilakukan secara manual sehingga sering kali data tercecer bahkan hilang. Setelah menggunakan website ini, seluruh data menjadi lebih teratur, mudah dicari, dan lebih mudah dipantau,” ujarnya.
Dari perspektif akuntansi, pencatatan transaksi merupakan tahap awal yang sangat penting dalam proses pengelolaan keuangan. Dengan adanya pencatatan yang lebih sistematis, pelaku UKM memiliki dasar data yang lebih akurat untuk mengelola arus keuangan usahanya. Selain itu, pencatatan yang terstruktur juga mendukung prinsip akuntabilitas, di mana setiap aktivitas keuangan dapat ditelusuri dan dipertanggungjawabkan.
Penerapan sistem berbasis website ini juga mendorong peningkatan transparansi dalam pengelolaan keuangan usaha. Data yang tersimpan secara digital memungkinkan pelaku usaha untuk memantau aktivitas keuangan secara lebih mudah dan terorganisir. Hal ini menjadi langkah awal menuju pengelolaan keuangan yang lebih profesional, meskipun belum sepenuhnya mencakup penyusunan laporan keuangan yang kompleks.
Program kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi pelaku UKM, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu akuntansi secara langsung di lapangan. Mahasiswa dapat memahami bahwa pencatatan transaksi yang sederhana sekalipun memiliki peran penting dalam membangun sistem keuangan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Ke depan, pengembangan Website Astana Travel Haji dan Umroh diharapkan dapat terus dilakukan dengan penambahan fitur yang lebih lengkap, sehingga pelaku UKM dapat semakin mudah dalam mengelola keuangan usahanya. Dengan demikian, digitalisasi keuangan melalui kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan UKM di era modern.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer

































































