TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah menerima penghargaan dari Bank Indonesia (BI) atas capaian digitalisasi keuangan daerah melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam pembukaan SHAFARA & DIGIWARA Festival 2026 yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Banten di Bintaro Jaya Xchange, Pondok Jaya, Pondok Aren, Jumat 22 Mei 2026.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Banten Andra Soni memberikan apresiasi khusus kepada Kota Tangsel yang dinilai konsisten menghadirkan inovasi digital dalam pelayanan publik.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Pemkot Tangsel untuk terus memperkuat layanan digital bagi masyarakat.
“Penghargaan ini diberikan oleh Bank Indonesia sebagai apresiasi terkait digitalisasi keuangan daerah. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari BI. Tentu ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memperkuat pelayanan dan memperluas akses digitalisasi daerah melalui Bapenda serta seluruh OPD Kota Tangerang Selatan,” kata Pilar. Ditulis Sabtu 23 Mei 2026.
Pilar juga mengaku bangga setelah mendengar langsung apresiasi dari Gubernur Banten yang menyebut P2DD Tangsel sebagai salah satu yang terbaik di tingkat nasional.
“Kami sangat senang mendapatkan semangat dari Pak Gubernur bahwa P2DD Tangerang Selatan ini adalah yang terbaik di tingkat nasional. Mudah-mudahan capaian ini bisa terus kami pertahankan melalui peningkatan pelayanan dan inovasi,” jelasnya.
Menurut Pilar, capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi seluruh jajaran pemerintah daerah, terutama tim Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tangsel yang terus menghadirkan berbagai inovasi dalam layanan pembayaran digital.
Ia menjelaskan, sistem pembayaran pajak daerah kini semakin mudah melalui layanan digital, termasuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) berbasis QRIS serta berbagai kanal elektronik lainnya.
“Semakin cepat, semakin mudah, akuntabel, dan transparan, maka penerimaan pajak daerah juga akan meningkat. Ini tentu berdampak baik terhadap kekuatan APBD ke depannya,” jelasnya.
Di tengah persaingan inovasi digital antar daerah yang semakin ketat, Pilar menegaskan bahwa Tangsel tidak boleh cepat berpuas diri dan harus terus menjaga keunggulan.
“Pesan Pak Gubernur jelas, jangan sampai Tangsel tertinggal. Kota dan kabupaten lain juga terus berinovasi. Maka inovasi kita harus tetap terdepan,” ungkapnya.
Tak hanya menyoroti digitalisasi keuangan, Pilar juga melihat potensi besar pengembangan ekonomi syariah di Tangsel. Dengan motto Cerdas, Modern, Religius, menurutnya Tangsel memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat pengembangan ekonomi syariah di Provinsi Banten.
“Ekonomi syariah bukan hanya soal UMKM atau industri kecil, tetapi juga menyangkut sektor ekonomi menengah hingga besar. Ini yang harus terus didorong bersama,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, SHAFARA & DIGIWARA Festival 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat transformasi digital sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Provinsi Banten.
“Hari ini atas undangan Kepala BI Perwakilan Banten, kami hadir dalam rangka pembukaan SHAFARA & DIGIWARA Festival 2026. Tadi disampaikan tentang pertumbuhan digitalisasi keuangan dan juga pertumbuhan ekonomi syariah di Provinsi Banten,” kata Andra.
Menurut Andra, Provinsi Banten kini menjadi salah satu daerah dengan tingkat digitalisasi tertinggi di Indonesia. Hal itu, kata dia, tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat serta dukungan pemerintah daerah dan Bank Indonesia.
“Ini sesuatu yang membanggakan. Provinsi Banten menjadi salah satu daerah di Indonesia dengan tingkat digitalisasi tertinggi. Ini terjadi karena kesadaran masyarakat dan upaya pemerintah daerah seperti Tangerang Selatan serta dukungan dari Bank Indonesia,” jelasnya.
Andra berharap seluruh pemerintah daerah di Banten terus meningkatkan transaksi digital demi menghadirkan pelayanan yang lebih cepat dan mudah bagi masyarakat.
“Kami berharap seluruh pemerintah daerah semakin meningkatkan transaksi digitalnya karena lebih mempermudah dan mempercepat pelayanan. Kolaborasi dengan BI juga akan terus ditingkatkan agar daerah-daerah lain dapat terus berkembang dalam digitalisasi,” pungkasnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer
































































