Runner Up IV Puteri Batik Remaja Indonesia Ghefira Qiana Aqilla Tampil Membawa Wastra Indonesia di ASEAN Fashion Festival 2026
Jakarta — Runner Up IV Puteri Batik Remaja Indonesia 2025, Ghefira Qiana Aqilla (15), siswi SMAN 2 Kota Serang, Banten, kembali menunjukkan kiprahnya di dunia fashion dengan tampil dalam ASEAN Fashion Festival (AFF) 2026 yang digelar pada 18–19 September 2026.
Dalam ajang tersebut, Ghefira tampil membawakan karya dari Michelle Liu dan Neynz3o. Penampilannya semakin istimewa karena salah satu look yang dikenakannya memadukan desain fashion dengan batik sebagai identitas budaya Indonesia.
Bagi Ghefira, tampil di runway AFF bukan sekadar kesempatan mengenakan busana karya desainer, tetapi juga menjadi ruang untuk membawa cerita dan nilai budaya Indonesia ke panggung fashion.

Menjelang naik ke runway, Ghefira mengaku sempat merasa gugup dan mempertanyakan kemampuannya dalam membawakan busana dengan baik. Terlebih, ia membawa desain Michelle Liu yang dipadukan dengan batik.
“Saya memang sempat nervous sebelum naik ke panggung karena ada rasa takut apakah saya bisa membawakan outfit ini dengan baik. Apalagi saya menggunakan desain Michelle Liu yang dipadukan dengan batik. Saya sengaja memilih batik karena ingin membawa identitas budaya Indonesia ke dalam runway,” ungkap Ghefira.
Namun, rasa gugup tersebut perlahan berubah menjadi kepercayaan diri ketika ia mulai melangkah di atas runway.
“Saat mulai berjalan, saya mencoba menikmati setiap langkah dan menunjukkan karakter saya melalui outfit tersebut. Dari pengalaman ini, saya belajar bahwa runway bukan hanya tentang memakai pakaian yang indah, tetapi juga bagaimana kita bisa membawa makna dan cerita di balik pakaian tersebut,” lanjutnya.
Lebih dari Sekadar Gelar, Ghefira Ingin Membawa Batik Lebih Dekat dengan Generasi Muda
Bagi Ghefira, gelar Runner Up IV Puteri Batik Remaja Indonesia bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga tanggung jawab untuk ikut memperkenalkan dan melestarikan batik kepada generasi muda.
“Lebih dari sekadar gelar, peranku sebagai duta batik harus diterjemahkan ke aksi nyata. Aku mau ngajak teman-teman untuk belajar cara membatik, mengenal filosofi batik, dan bangga memakainya.” ujar Ghefira.
Menurutnya, kecintaan terhadap batik dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengenakan dan menggunakan produk bernuansa batik, generasi muda dapat turut menjadikan batik sebagai bagian dari gaya hidup tanpa meninggalkan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Kehadiran Ghefira di ASEAN Fashion Festival 2026 menjadi bagian dari perjalanan generasi muda untuk terus mengeksplorasi dunia fashion sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui karya dan penampilan di panggung internasional.
Sebagai pelajar SMAN 2 Kota Serang, Banten, Ghefira berharap pengalaman tersebut dapat terus mendorongnya untuk berkembang, berkarya, serta membawa nama Banten dan Indonesia melalui dunia fashion sekaligus menjadi bagian dari upaya mengenalkan batik kepada generasi muda.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan, foto, gambar, ilustrasi, apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































