JAKARTA BARAT – Tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) Program Studi Manajemen Universitas Pamulang (Kampus Kota Serang) bersama dosen dan mahasiswa Universitas Insan Pembangunan Indonesia menggelar sosialisasi dan pelatihan budi daya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bagi ibu-ibu PKK Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jumat (9/10/2026). Kegiatan di Aula Kantor Kelurahan Duri Kepa itu diikuti 25 peserta dan menjadi langkah awal Gerakan 1 Rumah 1 Pot TOGA.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kelurahan Duri Kepa Melalui Gerakan 1 Rumah 1 Pot TOGA Berbasis Strategi Pemasaran Produk Olahan Herbal”. Program ini diketuai Ida Yubaedah, S.M., M.M., dengan anggota Ade Ridwan, S.E., M.M., Dosen Tetap Universitas Pamulang dan Dr. Marhaendro Purno, S.E., M.Si. Dosen Tetap Universitas Insan Pembangunan Indonesia. Mahasiswa turut mendampingi peserta.
Duri Kepa merupakan kelurahan dengan penduduk terbanyak di Kecamatan Kebon Jeruk. Data Dukcapil DKI Jakarta semester II 2025 mencatat 71.496 jiwa dengan kepadatan lebih dari 18.000 jiwa per kilometer persegi, sementara pekarangan warga sangat terbatas. Di sisi lain, pemanfaatan TOGA di DKI Jakarta baru 9,1 persen, padahal 59,12 persen masyarakat Indonesia pernah mengonsumsi jamu atau obat tradisional (Riskesdas 2018). Menurut tim pelaksana, kesenjangan tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang mutlak. Yang lebih dibutuhkan adalah edukasi dan pendampingan teknis.
Acara dibuka dengan sambutan dan pengantar tentang maksud program, yakni mendorong warga memanfaatkan pekarangan terbatas untuk budi daya TOGA yang kelak dapat diolah dan dipasarkan. Sambutan juga disampaikan Lurah Duri Kepa, Arie Lystha, S.STP. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan “Kami menyambut baik kegiatan ini dan berharap agar program ini dapat berkelanjutan, sehingga manfaatnya terus dirasakan warga Duri Kepa”, ujar Beliau.

Materi disusun dalam sepuluh topik dengan penekanan pada penguatan sumber daya manusia. Kunyit dan jahe dipilih sebagai media belajar karena rimpangnya dikenal luas, dapat ditanam dalam pot atau polybag, dan perawatannya relatif mudah. Peserta diperkenalkan pada lima tahap budi daya: memilih bibit atau rimpang yang sehat, menyiapkan media tanam, menanam, merawat, dan mengevaluasi pertumbuhan.
Materi juga membagi peran ibu-ibu PKK sebagai koordinator, pelaksana, pencatat, dan penggerak. Keberlanjutan program diarahkan pada prinsip 3M, yaitu menanam, merawat, dan mengembangkan. Pesan penutup sesi menegaskan bahwa menanam hanyalah langkah awal, sedangkan mengembangkan manusia adalah tujuan utamanya.
Usai pemaparan, peserta dibagi ke dalam kelompok kecil untuk mempraktikkan penanaman TOGA dalam pot, mulai dari memindahkan rumpun tanaman, mengisi dan menata media tanam, hingga menempatkan bibit. Dosen dan mahasiswa mendampingi langsung selama praktik.

Sebagai wujud Gerakan 1 Rumah 1 Pot TOGA, setiap peserta menerima pot berlabel “Pengabdian Kepada Masyarakat 2026” berisi bibit TOGA untuk dirawat di rumah. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada perwakilan PKK dan foto bersama.
Kegiatan pada 9 Oktober ini baru menyentuh tahap hulu, yakni budi daya. Tim menegaskan bahwa pendampingan pascatanam sama pentingnya dengan pelatihan itu sendiri. Tindak lanjut yang direncanakan meliputi pemantauan tanaman melalui kunjungan lapangan dan grup WhatsApp pada minggu ke-2 dan ke-6 setelah penanaman; pelatihan pengolahan dan pengemasan produk herbal, seperti jamu instan, sirup herbal, dan minyak oles; pelatihan pemasaran digital; serta pembentukan kelompok usaha bersama.
Melalui rangkaian tersebut, tim berharap pot-pot kecil yang dibawa pulang para ibu PKK dapat tumbuh menjadi sumber ekonomi tambahan bagi rumah tangga, sekaligus memperkuat kesehatan keluarga dan menumbuhkan semangat kewirausahaan berbasis potensi lokal di Duri Kepa.
#TOGA #1Rumah1PotTOGA #DuriKepa #PKMUNPAM #UNPAM #UNIPI #PKKDuriKepa #TanamanObatKeluarga #PengabdianMasyarakat #KebonJeruk #JakartaBarat #HerbalIndonesia #JamuTradisional #PemberdayaanMasyarakat
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan, foto, gambar, ilustrasi, apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































