Bantul (MTsN 6 Bantul) — Memasuki hari kedua pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS), suasana di MTsN 6 Bantul tampak berbeda. Bertepatan dengan hari Kamis Pon, seluruh guru dan siswa mengenakan busana adat Jawa dan juga berbahasa jawa sesuai aturan madrasah. Begitu pula siswa-siswi yang berada di Ruang X, terdiri dari 16 siswa kelas VIII E dan 16 siswa kelas IX E terlihat rapi dan anggun dengan pakaian tradisional namun tetap fokus mengikuti ujian.
Siswa putra mengenakan baju lurik dipadu kain jarik dan bersepatu, sementara siswi putri tampil anggun dengan blus lurik dan bawahan kain. Meski menggunakan busana adat, tidak terlihat adanya gangguan dalam konsentrasi mereka mengerjakan soal. Bahkan, balutan busana Jawa justru memberikan kesan khidmat dan penuh semangat dalam pelaksanaan ujian.
Pada hari kedua ini, mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika untuk jam pertama dan Aqidah Akhlak untuk jam kedua. Sejak bel tanda masuk berbunyi, para siswa langsung mempersiapkan diri dengan berdoa, tadarus, membuka aplikasi JMD dan mengerjakan ASAS Matematika dengan sungguh-sungguh.
Pengawas ruang, Agustina menyampaikan bahwa suasana ruang X tampak kondusif. Para siswa menjaga ketenangan dan serius mengerjakan soal, pakaian adat yang dikenakan tidak mengurangi sedikit pun ketekunan mereka. “Mereka justru terlihat lebih rapi, berwibawa, dan tetap fokus,” ujarnya.
Kegiatan ASAS hari kedua jm pertamaa pun berjalan lancar. Keharmonisan antara tradisi budaya dan kegiatan akademik di MTsN 6 Bantul menjadi pemandangan menarik yang menambah semangat seluruh warga madrasah dalam menjalani evaluasi akhir semester ini. (Agt)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer

































































