SURABAYA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik setelah muncul sejumlah kasus dugaan keracunan makanan di beberapa daerah. Selain masalah kualitas makanan, pengelolaan anggaran program yang mencapai ratusan triliun rupiah juga ikut disorot oleh berbagai pihak.
Pemerintah diketahui mengalokasikan anggaran sekitar Rp335 triliun untuk pelaksanaan program MBG tahun 2026. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah serta kelompok masyarakat tertentu.
Menteri Keuangan menyatakan bahwa penggunaan dana program harus dilakukan secara hati-hati dan transparan.
“Anggaran yang digunakan sangat besar sehingga pengawasan dan pertanggungjawaban keuangan harus diperkuat,” ujar Menteri Keuangan dalam rapat pembahasan anggaran program MBG.
Di sisi lain, sejumlah anggota DPR meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program setelah muncul laporan dugaan keracunan makanan di beberapa wilayah seperti Grobogan, Mojokerto, dan Pekalongan.
“Kasus ini menunjukkan bahwa pengawasan distribusi dan kualitas makanan masih perlu diperbaiki agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar anggota DPR RI saat menanggapi pelaksanaan program MBG.
Pengamat ekonomi dan akuntansi publik menilai program MBG tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menyangkut tata kelola keuangan negara. Menurutnya, program dengan anggaran besar memiliki risiko terjadinya pemborosan maupun penyalahgunaan dana apabila sistem pengendalian internal tidak berjalan baik.
“Dalam program sebesar ini, audit dan pengendalian internal sangat penting untuk memastikan dana digunakan sesuai tujuan dan kualitas layanan tetap terjaga,” ujar pengamat akuntansi publik.
Dari sisi akuntansi, program MBG berkaitan erat dengan akuntansi sektor publik, audit, akuntansi biaya, serta transparansi laporan keuangan pemerintah. Pengawasan diperlukan mulai dari proses pengadaan bahan makanan, kerja sama dengan vendor katering, hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.
Sejumlah masyarakat juga meminta pemerintah lebih terbuka dalam menyampaikan penggunaan anggaran program MBG agar dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan program tersebut.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer
































































