Persatuan Nasional Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Seluruh Indonesia (PENA ISMSI) Memberikan perbandingan antara Pemerintahan Presiden Prabowo dan Pemerintahan sebelumnya yang di pimpin Jokowi, menurut PENA ISMSI pemerintahan Presiden Prabowo jauh lebih bagus ketimbang Pemerintahan sebelumnya terkhususnya pada soal Indeks Demokrasi.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PENA ISMSI, Indra Jaya memberikan penilaian khusus pada konteks demokrasi yaitu di era Presiden Prabowo saat ini tidak ada satu bukti soal penyalahgunaan kewenangan terhadap kelompok pro demokrasi bahkan begitu juga terhadap lawan Politik Presiden, hal itu menjadi alasan pihaknya menilai bahwa Demokrasi di era Presiden Prabowo sangat hidup
“Faktanya tidak ada kriminalisasi terhadap lawan lawan politik, bahkan kelompok pro demokrasi yang selama ini menyampaikan protes diberikan ruang untuk tetap berkreasi, bahkan Presiden di depan sidang Paripurna mengucapkan terima kasih kepada Entitas politik yang bekerja sebagai Penyeimbang, termasuk PDIP yang berada diluar kekuasaan dan sering memberikan kritik, ini sebagai bukti bahwa baru di era Presiden Prabowo demokrasi itu semakin hidup” kata Sekjen PP PENA ISMSI, Indra Jaya, Senin (7/9/2026).
Mantan Presidium Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI) itu membandingkan era Pemerintahan sebelumnya yang dimana terjadi turbulensi politik semenjak transisi peralihan kekuasaan di Era pertama Presiden Jokowi
“Di era pertama Presiden Jokowi menjabat, terjadi dinamika yang tinggi, salah satunya soal internal beberapa partai politik yang saat itu bermasalah dengan dualisme kepengurusan sehingga pemerintah saat itu cenderung dinilai melakukan intervensi terhadap internal partai masing masing dengan tujuan agar partai partai tersebut masuk dalam barisan pemerintahan, begitupun juga terjadi beberapa kasus hukum yang menimpa para aktivis dan kelompok pro demokrasi, hal seperti inilah yang memberikan kesan bahwa di era Pemerintahan sebelumnya Demokrasi kita makin tidak sehat” katanya
Sementara itu, Wakil Bendahara Umum Pengurus Pusat PENA ISMSI, Riyan Chandra menyebut baru di era Presiden Prabowo Partai politik tidak pernah ditekan untuk masuk dalam kelompok pendukung pemerintah, sebaliknya diberikan keleluasaan terhadap setiap partai untuk menentukan sikap politiknya, begitupun juga kelompok pro demokrasi yang selalu diberikan ruang untuk menyampaikan semua pandangan dan gagasan kritisnya
“Di era Presiden Prabowo kita baru merasakan begitu bebasnya kran demokrasi, semua stakeholder kelompok progresif diberikan kebebasan untuk berbicara soal negara, bahkan Presiden sering menampung kritikan tersebut sebagai bahan perbaikan” kata Wabendum PENA ISMSI.
Riyan yang juga Mantan Presidium Ikatan Lembaga Senat Mahasiswa Ilmu Sosial Politik se-Indonesia (ILMISPI) itu bahkan menegaskan bahwa Presiden Prabowo sangat merawat budaya berdemokrasi agar tetap hidup dan mewarnai pembangunan bangsa.
“Begitu tingginya keinginan presiden Prabowo bahwa pembangunan negara ini harus sejalan dengan peningkatan indeks demokrasi sebagai bagian dari tradisi berdemokrasi kita” tutupnya
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer




































































