Langkat (Humas) – Senin, (12/1/2026). Suasana di teras kelas III MIN 9 Langkat tampak jauh lebih meriah pada Senin pagi ini. Para siswa terlihat sangat antusias menata berbagai jenis dagangan di atas meja yang telah disiapkan. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan Bazar Makanan yang menjadi bagian dari program kokurikuler bagi para siswa. Tepat pada tanggal 12 Januari 2026, seluruh warga madrasah berkesempatan mencicipi aneka hidangan hasil kreasi tersebut. Program ini bertujuan untuk mengenalkan dunia kewirausahaan kepada anak-anak sejak usia sekolah dasar secara langsung.
Berbagai jenis camilan sehat dan lezat tertata dengan sangat rapi di sepanjang teras kelas tersebut. Siswa kelas III dengan penuh percaya diri menawarkan produk dagangan mereka kepada guru dan teman-teman. Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari jajanan tradisional hingga camilan ringan yang digemari anak-anak. Setiap kelompok siswa bertanggung jawab penuh atas pengelolaan stok makanan serta kebersihan lapak masing-masing. Keceriaan terpancar dari wajah para siswa saat melihat pengunjung mulai memadati area teras kelas mereka.
Kegiatan bazar ini dirancang khusus untuk mendukung kurikulum sekolah dalam membentuk kemandirian praktis para siswa. Melalui program kokurikuler ini, siswa diajak untuk memahami proses jual beli dan perhitungan modal sederhana. Guru pembimbing memberikan arahan mengenai cara melayani pembeli dengan sikap sopan dan penuh keramahan. Interaksi sosial yang terjadi di area bazar menjadi sarana belajar yang sangat efektif bagi mereka. Pembelajaran nyata seperti ini diharapkan mampu membekali siswa dengan pengalaman berharga yang sangat bermanfaat nantinya.
Pihak sekolah memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas inisiatif dan kerja keras para siswa kelas III. Para guru mengamati langsung bagaimana para siswa belajar menghitung uang kembalian dengan sangat teliti. Kerja sama tim antar siswa dalam satu kelompok menjadi poin penilaian utama dalam kegiatan ini. Karakter jujur dalam berwirausaha memang harus mulai dipupuk sejak mereka duduk di bangku madrasah. Kehadiran para pendidik di tengah keramaian bazar menambah semangat siswa untuk memberikan pelayanan terbaik mereka.
Aspek kebersihan tetap menjadi prioritas utama selama berlangsungnya kegiatan bazar makanan di teras kelas. Siswa diingatkan untuk selalu menjaga kualitas makanan agar tetap higienis bagi seluruh konsumen yang datang. Selain itu, setiap kelompok diwajibkan menyediakan tempat sampah kecil di sekitar area meja jualan. Setelah transaksi selesai, siswa secara mandiri memungut sisa bungkus makanan yang mungkin tercecer di lantai. Hal ini dilakukan agar lingkungan madrasah tetap terjaga keasriannya meskipun sedang ada kegiatan yang ramai.
Antusiasme pengunjung yang datang ke bazar ini terlihat sangat tinggi sejak jam istirahat pertama dimulai. Para guru dan staf MIN 9 Langkat turut berpartisipasi membeli camilan sebagai bentuk dukungan moral. Keuntungan yang didapatkan dari hasil penjualan ini nantinya akan dikelola kembali oleh kelompok siswa masing-masing. Selain belajar matematika secara praktis, siswa juga belajar menghargai nilai uang dari hasil kerja keras. Suasana riuh rendah di koridor sekolah menciptakan memori belajar yang sangat berkesan bagi siswa.
Program bazar makanan ini rencananya akan dilakukan secara berkala untuk mengembangkan potensi diri para siswa. Pihak madrasah melihat bahwa kegiatan kokurikuler semacam ini sangat efektif menggali bakat terpendam peserta didik. Siswa yang awalnya malu-malu perlahan mulai berani berkomunikasi dan menawarkan barang dagangan dengan lancar. Rasa percaya diri siswa tumbuh pesat seiring dengan keberhasilan mereka menjual produk yang mereka bawa. Evaluasi akan dilakukan oleh guru kelas setelah kegiatan berakhir untuk melihat capaian perkembangan setiap siswa.
Dukungan dari orang tua juga sangat besar dalam menyiapkan berbagai keperluan bazar dari rumah masing-masing. Kolaborasi antara pihak sekolah dan wali murid menjadi kunci sukses terselenggaranya acara di teras kelas ini. Beberapa orang tua turut membantu menyiapkan kemasan camilan agar terlihat lebih menarik bagi para pembeli. Keterlibatan aktif ini menunjukkan adanya keselarasan visi dalam mendidik karakter anak di MIN 9 Langkat. Semangat gotong royong sangat terasa dalam setiap koordinasi yang dilakukan sebelum hari pelaksanaan kegiatan tiba.
Kegiatan bazar berakhir dengan tertib saat lonceng tanda masuk kelas berbunyi di seluruh area madrasah. Para siswa segera merapikan meja dan membersihkan kembali area teras kelas III hingga kembali bersih. Laporan hasil penjualan kemudian dikumpulkan kepada guru kelas sebagai bagian dari tugas akhir kokurikuler. Semoga pengalaman berharga ini dapat bermanfaat dan diterapkan oleh siswa dalam kehidupan mereka kelak. Seluruh warga madrasah merasa bangga atas kreativitas dan kemandirian yang ditunjukkan oleh siswa kelas III. (Fr)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































