Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi 84 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang Kelompok 204 melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Sugih Waras, Kecamatan Talang Jambe, Kota Palembang. Dalam pelaksanaan program kerja, mahasiswa mengangkat potensi lokal berupa bunga telang sebagai bahan utama minuman sehat dan inovasi kuliner kreatif yang mudah diterapkan oleh masyarakat.
Bunga telang (Clitoria ternatea) merupakan tanaman merambat yang banyak ditemukan tumbuh liar di pekarangan rumah warga. Selama ini, bunga telang masih kurang dimanfaatkan secara optimal dan lebih sering dianggap sebagai tanaman hias semata. Padahal, bunga telang memiliki kandungan antioksidan alami yang tinggi serta berbagai manfaat kesehatan yang baik bagi tubuh.
Melalui program bertajuk “Dari Kebun ke Meja”, mahasiswa KKN Rekognisi 84 Kelompok 204 berupaya mengedukasi masyarakat agar lebih mengenal potensi bunga telang, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga pemanfaatannya sebagai produk konsumsi yang sehat dan bernilai ekonomi. Program ini dirancang dengan pendekatan edukatif dan partisipatif agar masyarakat dapat langsung mempraktikkan dan merasakan manfaatnya.
“Bunga telang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa. Kami ingin masyarakat melihatnya sebagai peluang, bukan sekadar tanaman hias,” ujar salah satu mahasiswa KKN, saat ditemui di lokasi kegiatan.
Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa menjelaskan berbagai manfaat bunga telang bagi kesehatan, seperti membantu menjaga kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi stres, serta berperan sebagai antioksidan alami. Penjelasan ini disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.
Selain edukasi teori, mahasiswa juga mengadakan praktik langsung pembuatan minuman bunga telang. Proses pembuatannya cukup sederhana, yaitu dengan menyeduh bunga telang segar atau kering menggunakan air panas hingga menghasilkan warna biru alami yang khas. Untuk menambah cita rasa, minuman ini dapat dikombinasikan dengan madu, gula batu, serai, daun mint dan jeruk lemon. Menariknya, perubahan warna dari biru menjadi ungu saat dicampur jeruk nipis menjadi daya tarik tersendiri dan meningkatkan minat masyarakat untuk mencobanya.
Tidak hanya fokus pada minuman sehat, mahasiswa KKN juga memperkenalkan bunga telang sebagai bahan pewarna alami untuk berbagai produk kuliner kreatif. Bunga telang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan nasi berwarna alami, kue tradisional, bolu, pudding, hingga minuman kekinian. Pemanfaatan pewarna alami ini dinilai lebih aman dan sehat dibandingkan pewarna sintetis yang banyak beredar di pasaran.
Program ini juga diarahkan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Mahasiswa memberikan gambaran bahwa produk olahan bunga telang memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha rumahan, baik dalam bentuk minuman siap saji maupun produk kering seperti bunga telang kering kemasan. Dengan modal yang relatif kecil dan bahan baku yang mudah diperoleh, masyarakat diharapkan mampu menciptakan peluang usaha baru berbasis potensi lokal.
Kegiatan pemanfaatan bunga telang menjadi bukti bahwa potensi lokal yang sederhana dapat memberikan dampak positif apabila dikelola dengan baik dan kreatif. Arti “Dari Kebun ke Meja” tidak hanya menghadirkan inovasi minuman sehat dan kuliner kreatif, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan sumber daya alam di sekitar mereka secara berkelanjutan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































