Lamongan, 10 Februari 2026— Informasi yang beredar di masyarakat mengenai tiga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Mantup dan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, yang disebut menerima dana revitalisasi untuk perbaikan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), toilet, dan ruang belajar, kembali menyoroti pentingnya transparansi anggaran pendidikan.
Informasi Publik vs. Data Resmi
Kabar dari masyarakat menyebut adanya tiga SMA penerima dana revitalisasi. Namun, penelusuran terhadap portal resmi anggaran daerah tidak menemukan daftar khusus untuk SMA di dua kecamatan tersebut.
– Informasi masyarakat: 3 SMA disebut menerima dana pembangunan UKS, toilet, dan ruangan.
– Data resmi: Program rehabilitasi yang tercatat justru lebih banyak untuk jenjang SMP. Misalnya, tahun 2025 terdapat 6 SMP di beberapa kecamatan (termasuk Mantup) yang menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk rehabilitasi perpustakaan, toilet, dan UKS.
Ketidakcocokan ini tidak serta-merta membuktikan informasi masyarakat keliru, melainkan menunjukkan adanya celah komunikasi dan keterbukaan data dari pemerintah.
Mengapa Transparansi Anggaran Pendidikan Penting?
1. Mencegah penyimpangan dan mendorong akuntabilitas. Publikasi detail proyek memungkinkan pengawasan lebih efektif.
2. Membangun kepercayaan publik. Keterbukaan menumbuhkan keyakinan bahwa program dijalankan untuk kepentingan masyarakat.
3. Mendorong partisipasi warga. Orang tua, komite sekolah, dan masyarakat sekitar dapat menjadi mitra pengawas kritis.
Langkah Masyarakat untuk Mengawasi
– Gunakan UU KIP No. 14/2008. Warga berhak meminta data resmi ke PPID Pemkab Lamongan atau Dinas Pendidikan.
– Libatkan Komite Sekolah. Komite dapat menyalurkan pertanyaan dan klarifikasi ke pihak sekolah maupun dinas.
– Pantau LPSE Kabupaten Lamongan. Situs pengadaan resmi memuat paket pekerjaan rehabilitasi yang bisa diverifikasi publik.
Isu dana revitalisasi tiga SMA di Lamongan menjadi cermin bahwa partisipasi publik dalam pengawasan anggaran sangat bergantung pada keterbukaan informasi. Pemerintah daerah didorong lebih proaktif mempublikasikan data hingga ke tingkat rinci, agar dana pendidikan benar-benar digunakan untuk membangun fasilitas layak bagi generasi penerus.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































