Yogyakarta – Kembali MAN 1 Yogyakarta menunjukkan keunggulannya dalam berbagai cabang kejuaraan, baik sains maupun bidang seni. Pada kejuaraan Islamic Science and Art Competition yang diselenggarakan oleh Chaanakya Ekadanta Academy yang bekerja sama dengan Al-Mizan Univeristas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, MAN 1 Yogyakarta meraih Juara Umum. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pusat Pengembangan Bahasa UIN Suanan Kalijaga, Minggu (1/3/2026).
Salah satu wakil kontingen MAN 1 Yogyakarta di bidang sains yang meraih juara 1, Kayla Khansa Alisya, murid kelas XF, mencuat sebagai Juara 1 cabang Sains Terintegrasi. Dengan waktu pengerjaan selama 60 menit, Kayla mampu menyelesaikan soal-soal kompetisi dengan hasil skor tertinggi. Menariknya, persiapan Kayla terbilang singkat. Informasi lomba baru ia peroleh dua hari sebelum pelaksanaan. Namun, keterbatasan waktu tidak menyurutkan langkahnya. “Saya merasa kesempatan tidak datang dua kali. Karena saya merasa mampu, saya mengambil kesempatan itu. Selain untuk menambah pengalaman dan pengetahuan, ini juga bisa menjadi penunjang untuk seleksi masuk perguruan tinggi nanti. Saya belajar secara mandiri sejak mendapat informasi lomba pada 27 Februari,” tutur Khayla.
Kompetisi ini dilaksanakan langsung pada tingkat provinsi tanpa tahap penyisihan. Peserta hanya mengikuti satu kali sesi pengerjaan soal untuk menentukan pemenang. Ketika namanya diumumkan sebagai peraih Juara 1, rasa lelah selama persiapan seketika terbayar dengan kebanggaan dan haru. Piala, piagam penghargaan, serta apresiasi dari penyelenggara menjadi simbol kerja keras yang tidak sia-sia. Dari keberanian mengambil kesempatan di H-2, lahirlah juara yang menginspirasi.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, H. Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurut Edi, prestasi ini lahir dari keberanian murid dalam mengambil peluang serta budaya kompetitif yang terus dibangun di lingkungan madrasah. Edi melanjutkan dengan mengatakan bahwa setiap kompetisi adalah ruang belajar. Kemenangan ini menjadi momentum berharga bagi murid untuk terus melangkah lebih jauh. “Madrasah akan selalu membuka ruang seluas-luasnya bagi murid yang ingin mengasah potensi dan prestasinya,” ungkap Edi.
Prestasi ini tidak hanya menambah deretan piala di etalase madrasah, tetapi juga menegaskan komitmen MAN 1 Yogyakarta dalam membina generasi yang unggul dalam sains, seni, dan karakter. (wk)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































