Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Mojokerto menggelar kegiatan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Kristiani yang dilaksanakan di Aula Utama Lapas Mojokerto, Minggu (29/3).
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak beribadah bagi WBP sekaligus bagian dari program pembinaan kepribadian yang secara rutin dilaksanakan di dalam lapas.
Pelaksanaan ibadah berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita. Para WBP Kristiani mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi pujian, doa, serta penyampaian firman Tuhan dengan tertib dan penuh penghayatan.
Selama kegiatan berlangsung, petugas lapas turut melakukan pengawasan dan pendampingan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Pembinaan kerohanian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi WBP, khususnya dalam memperkuat iman, meningkatkan kesadaran diri, serta menumbuhkan semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan kerohanian kepada seluruh warga binaan sesuai dengan keyakinannya, agar mereka dapat memperbaiki diri dan siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan pembinaan kerohanian yang rutin dilaksanakan di Aula Utama, Lapas Mojokerto berharap dapat menciptakan suasana yang harmonis, menjunjung tinggi toleransi, serta mendukung proses pembinaan yang humanis dan berkelanjutan bagi seluruh WBP.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































