Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan serta mendukung upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika turut berpartisipasi dalam kegiatan Gebyar Jumantik dengan tema “Gerakan Bersama Cegah DBD” yang dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2026 di Jl. Penggalang VIII RT 12 RW 3, Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur.
Gebyar Jumantik merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta melakukan pencegahan penyebaran penyakit DBD sejak dini. Penyakit Demam Berdarah Dengue hingga saat ini masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang perlu mendapat perhatian bersama karena penyebarannya sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan kebersihan di sekitar masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika turut berpartisipasi sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Project Based Learning mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) di bawah bimbingan Dr. Sri Arfani, S.S., M.Pd. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sosial serta memberikan pengalaman langsung dalam kegiatan kemasyarakatan dan kesehatan lingkungan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan grebek rumah warga yang dilakukan bersama peserta kegiatan di wilayah RW 1 hingga RW 10. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendatangi rumah-rumah warga untuk melakukan pemeriksaan lingkungan dan pemantauan jentik nyamuk pada tempat penampungan air, bak mandi, saluran air, serta area-area lain yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
Selain melakukan pemeriksaan lingkungan, peserta kegiatan juga memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan langkah pencegahan DBD melalui gerakan 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, dan mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air hujan. Edukasi tersebut diberikan sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih aktif dalam melakukan pencegahan DBD di lingkungan masing-masing.
Kegiatan grebek rumah warga berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan masyarakat selama kegiatan berlangsung serta dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan Gebyar Jumantik. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dan instansi terkait juga menunjukkan adanya semangat gotong royong dan kepedulian bersama terhadap kesehatan lingkungan.
Setelah kegiatan grebek selesai dilaksanakan, seluruh peserta berkumpul di pos RW untuk mengikuti rangkaian acara berikutnya. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari pihak kelurahan yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang telah berpartisipasi dalam mendukung kegiatan Gebyar Jumantik. Dalam sambutannya, pihak kelurahan menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus dilaksanakan sebagai bentuk upaya menjaga kesehatan lingkungan masyarakat.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh kepala Puskesmas yang menekankan pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat serta melakukan pemeriksaan jentik nyamuk secara berkala di lingkungan rumah masing-masing. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitar guna mengurangi risiko penyebaran penyakit DBD.
Kegiatan Gebyar Jumantik ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari perwakilan masyarakat RW 1 hingga RW 10. Selain itu, kegiatan juga melibatkan 3 staf kelurahan, 1 staf puskesmas, 1 anggota FKDM, dan 1 anggota BALAKAR yang turut membantu menjaga kelancaran dan keamanan kegiatan selama berlangsung.
Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yaitu Rosdiana, Bang Surya Jaya, Siska Amelia, dan Fadilla Okta Viani. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pencegahan penyakit DBD.
Melalui kegiatan Gebyar Jumantik ini diharapkan masyarakat dapat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk sebagai langkah pencegahan DBD. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat kerja sama antara masyarakat, pemerintah setempat, tenaga kesehatan, aparat lingkungan, dan mahasiswa dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyakit.
Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercermin dalam kegiatan Gebyar Jumantik diharapkan dapat terus terjaga sehingga upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue dapat dilakukan secara berkelanjutan demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di lingkungan sekitar.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



































































