Karanganyar – Menjelang dibukanya kelas internasional dan Tahun Ajaran Baru 2026/2027, keluarga besar MAN 1 Yogyakarta tidak hanya mengasah otak, tapi juga menguatkan hati. Selama dua hari satu malam, Jumat-Sabtu (10-11/7/2026), seluruh guru dan tenaga kependidikan mengikuti English Camp dan outbound di Agrowisata Amanah, Karanganyar, Jawa Tengah.
Kegiatan English Camp dan outbound ini merupakan bentuk penguatan dan menggalang kebersamaan seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Yogyakarta. Diselenggarakannya kegiatan ini untuk memantapkan kesiapan tim menyambut kelas internasional dan tahun ajaran baru. Melalui berbagai permainan kelompok, dan aktivitas wahana air yang menguji kekompakan.
Outbound dilaksanakan pada hari kedua. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB setelah senam pagi dan sarapan bersama. Dipandu tim profesional Agrowisata Amanah, para guru dan tendik langsung “digembleng” melalui berbagai permainan.
Dalam sembutannya sebelum kegiatan Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menegaskan kegiatan ini bukan sekadar rekreasi.
“Kita butuh energi baru. Saya minta bapak ibu semua semangat dan ceria. Anggap ini sebagai pemanasan sebelum kita bertarung di kelas internasional. Di sinilah kita belajar satu hal: tanpa kekompakan, misi besar tidak akan tercapai. Mari bangun kebersamaan mulai dari lapangan ini,” tegas Edi penuh semangat.
Setiap tim membuat yel-yel kreatif. Tujuannya untuk memecah kebekuan dan memompa semangat bersama seluruh anggota kelompok. Permainan berlanjut dengan permainan-permainan outbond lain yang membentuk kekompakan, seperti berlari membentuk 2 kelompok, 5 kelompok, dan akhirnya membentuk kelompok besar berjumlah 15 orang. Kegiatan kelompok besar sangat menyenangkan dan penuh tawa, setiap peserta yang salah dalam melaksanakan misi akan mendapatkan hadiah dicoret wajahnya dengan lotion berwarna biru sehingga wajah mereka menjadi lucu saat dilihat.
Kegiatan estafet balon berisi air yang dilakukan dengan duduk berbanjar ke belakang sangat seru. Setiap balon yang dioper ke belakang jatuh terpecah mengenai temannya, pecah pula tawa kebersamaan seluruh peserta.

Seusai kegiatan di halaman depan Agrowisata Amanah, kegiatan outbond berlanjut ke wahana yang lebih seru lagi dengan berjalan kaki mengelilingi area bermain outbond seluas 9 hektar milik Agrowisata Amanah. Kegiatan selanjutnya dilakukan di lapangan yang sudah disediakan. Setiap kelompok memulai menyelesaikan misi-misinya. Masing-masing kelompok bapak dan ibu peserta outbond mendapatkan tugas menyelesaikan misi yang berbeda pada waktu yang sama
Permainan kelompok dan berjalan bersama menggunakan sandal papan raksasa. Kunci utamanya adanya satu komando, satu langkah. Guru dan tendik harus kompak memantulkan bola voli raksasa dari karet agar tidak jatuh dan mencetak poin untuk kemenangan kelompoknya. Tawa dan teriakan mewarnai lapangan. Puncaknya adalah permainan polo air di wahana air. Basah kuyup, lelah, tapi semua tertawa. Misi kerja sama tim benar-benar diuji di sini.
Dimas Wahyu Saputra, Amd., laboran muda MAN 1 Yogyakarta, merasakan dampaknya langsung.
“Jujur, ini bukan sekadar outbound, ini character building. Kepercayaan dan kerja sama antarguru dan tendik terasa banget. Dari yang awalnya canggung, jadi satu tim yang saling dorong. Paling berkesan pas main voli balon raksasa dan polo air. Capeknya hilang karena ketawa bareng. Rasanya kekeluargaan di Mansa makin kuat,” ungkap Dimas dengan wajah sumringah.
Dengan semangat baru dan kekompakan yang ditempa di lapangan, MAN 1 Yogyakarta siap melangkah mantap menyongsong tahun ajaran baru dan tantangan kelas internasional. Karena di Mansa, hebat itu harus bersama. (wk)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































