Gresik – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Kelompok R26, Sub Kelompok 6 menggelar kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan produk olahan hasil tambak di Desa Raci Kulon, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil tambak menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus mendorong tumbuhnya semangat berwirausaha berbasis potensi lokal.
Kegiatan yang diikuti oleh 14 peserta dari Masyarakat pelaku usaha desa tersebut menghadirkan materi mengenai pentingnya diversifikasi produk hasil perikanan sebagai strategi meningkatkan nilai tambah komoditas tambak. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti demonstrasi pembuatan tiga produk olahan, yaitu Sambal Udang, Sambal Mujair Suwir, dan Kaldu Bubuk Kepala Udang.
Desa Raci Kulon dikenal sebagai salah satu wilayah dengan potensi budidaya tambak yang cukup besar di Kecamatan Sidayu. Komoditas utama seperti udang dan ikan mujair menjadi sumber penghasilan masyarakat. Namun, sebagian besar hasil panen masih dipasarkan dalam bentuk segar kepada pengepul maupun pasar tradisional sehingga nilai tambah yang diperoleh masyarakat relatif terbatas.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memperkenalkan berbagai alternatif pengolahan hasil tambak yang dapat meningkatkan nilai jual produk. Peserta memperoleh penjelasan mengenai proses pemilihan bahan baku, teknik pengolahan, standar kebersihan pangan, pengemasan produk, hingga peluang pemasaran sebagai usaha rumah tangga.
Tidak hanya memanfaatkan hasil utama tambak, kegiatan ini juga memperkenalkan pemanfaatan limbah kepala udang menjadi kaldu bubuk alami. Inovasi tersebut diharapkan mampu mengurangi limbah organik sekaligus menciptakan produk baru yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Berbagai pertanyaan diajukan mengenai teknik pengolahan, masa simpan produk, strategi pengemasan, hingga peluang pemasaran. Diskusi yang berlangsung secara interaktif mencerminkan besarnya ketertarikan masyarakat terhadap inovasi pengolahan hasil tambak yang dapat dikembangkan sebagai peluang usaha.
Pendamping UMKM Desa Raci Kulon sekaligus PIC kegiatan, Ika Ratna, mengapresiasi inovasi yang dibawa oleh mahasiswa KKN Untag Surabaya. Menurutnya, sosialisasi dan pendampingan tersebut memberikan wawasan baru bagi pemerintah desa maupun masyarakat dalam memanfaatkan hasil tambak menjadi produk olahan yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
Kami sangat berterima kasih atas inovasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Untag Surabaya. Sebelumnya, kami belum pernah terpikirkan untuk mengolah hasil tambak desa menjadi produk seperti sambal udang maupun kaldu bubuk kepala udang. Kegiatan ini membuka wawasan baru bagi kami mengenai potensi besar yang dimiliki desa, ungkap Ika Ratna.
Ia juga menambahkan bahwa respons masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sangat positif terhadap materi yang diberikan.
Banyak ibu-ibu pelaku usaha yang hadir menyampaikan ketertarikannya untuk menggunakan resep sambal dan kaldu bubuk yang diajarkan dalam pelatihan ini. Mereka berencana mencoba memproduksinya sendiri untuk kemudian dipasarkan sebagai produk usaha, sehingga diharapkan dapat menambah sumber pendapatan keluarga, tambahnya.
Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa sosialisasi ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menciptakan nilai tambah dari potensi desa.
Desa Raci Kulon memiliki sumber daya perikanan yang melimpah. Harapannya, masyarakat tidak hanya menjual hasil tambak dalam bentuk mentah, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi produk yang memiliki daya saing dan nilai jual lebih tinggi, ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Untag Surabaya berharap masyarakat semakin termotivasi untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Pengolahan hasil tambak menjadi produk siap konsumsi dinilai dapat menjadi salah satu langkah dalam memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus mendukung pengembangan usaha mikro di Desa Raci Kulon.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan mahasiswa KKN R 26 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya di Desa Raci Kulon. Melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas masyarakat serta mendorong pemanfaatan potensi lokal secara lebih inovatif dan bernilai tambah.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































