Bantaeng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin di Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, sukses melaksanakan Seminar Program Kerja pada Sabtu, 11 Juli 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Bonto Jai. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan berbagai program yang akan dilaksanakan bersama masyarakat demi pengabdian.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantaeng, Ariyadi, SE, M.Si., Kepala Desa Bonto Jai, Amiluddin, SE, MM, serta Dosen Pendamping KKN-T, Andi Haerul, S.Kel., M.Si. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan dukungan terhadap upaya kolaboratif dalam menghadapi isu perubahan iklim di tingkat desa.
Dalam Segalanya, Ariyadi, SE, M.Si. menyampaikan bahwa Desa Bonto Jai merupakan desa yang dipercaya mewakili Kabupaten Bantaeng dalam pelaksanaan KKN Tematik Perubahan Iklim. Program ini mendapat dukungan pendanaan dari Hanss Seidel Foundation, sehingga diharapkan mampu menjadi contoh dalam penerapan program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang melibatkan masyarakat secara aktif.
Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memaparkan sejumlah program kerja yang telah disusun berdasarkan potensi dan kebutuhan desa. Program-program tersebut meliputi pemeliharaan tingkat kerentanan wilayah terhadap perubahan iklim, pemanfaatan limbah tempurung kelapa menjadi briket, pembuatan galon komposter, pengembangan hidroponik, pembuatan lubang resapan biopori, serta pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Seluruh program dirancang tidak hanya sebagai bentuk pendidikan lingkungan, tetapi juga untuk mendorong masyarakat memanfaatkan sumber daya yang ada menjadi solusi yang bernilai guna dan berkelanjutan.
Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan program utama KKN, yakni pembuatan dan penyaluran tempat sampah pilah. Program ini bertujuan membangun kebiasaan masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya sehingga pengelolaan sampah menjadi lebih efektif dan ramah lingkungan. Langkah sederhana ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan yang dapat terus diterapkan oleh masyarakat Desa Bonto Jai.
Melalui program seminar kerja ini, mahasiswa KKN-T Perubahan Iklim Gelombang 116 berharap seluruh program yang telah dirancang dapat dilaksanakan dengan baik melalui sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, instansi terkait, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan Desa Bonto Jai yang lebih tangguh menghadapi perubahan iklim sekaligus mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































