Pangkahkulon, 9 Agustus 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) BIMA Universitas Hang Tuah melaksanakan kegiatan hands-on bersama kader Posyandu di Pangkahkulon, Gresik, dengan fokus pada implementasi Modul SDIDTK-CISIU (Stimulasi, Identifikasi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang). Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Inovasi Modul SDIDTK-CISIU dan Produk Mangrove: Penguatan Kader Posyandu sebagai Trainer Keluarga Risiko Stunting untuk Percepatan Pencegahan di Pangkahkulon, Gresik” yang dilaksanakan pada 9 Agustus 2026.
Kegiatan ini merupakan Program Pengabdian kepada Masyarakat, Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, dengan tim yang diketuai oleh apt. Ersanda Nurma Praditapuspa, S.Farm., M.Farm., CIMMR., bersama anggota dosen dr. Ronald Pratama Adiwinoto, M.Ked.Trop. dan apt. Yuli Ainun Najih, S.Farm., M.Farm., laboran Koko Pribadi, Amd.Kes. dan M. Eka Kukuh Setiawan, Amd., serta mahasiswa Leli Arpinda Rini, Amanda Rani Chesta Adabi, dan Lisa Faradilla.

Pada kegiatan hands-on, para kader tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai modul SDIDTK-CISIU, tetapi juga mempraktikkan secara langsung penerapannya pada area playground yang telah disiapkan. Praktik tersebut menjadi kesempatan bagi kader untuk memahami bagaimana stimulasi dan pengamatan tumbuh kembang dapat dilakukan melalui aktivitas yang lebih interaktif dan dekat dengan kehidupan anak.
Implementasi modul dilakukan dengan melibatkan kader secara langsung sehingga mereka memperoleh pengalaman dalam menerapkan materi yang sebelumnya telah diberikan. Pendekatan praktik ini diharapkan dapat membantu kader lebih percaya diri dalam menjalankan perannya sebagai trainer keluarga dan menyampaikan pengetahuan mengenai tumbuh kembang anak kepada keluarga di lingkungan Pangkahkulon.
Antusiasme kader terlihat selama pelaksanaan kegiatan. Para kader mengikuti setiap tahapan praktik dan berpartisipasi aktif dalam penerapan modul pada area playground. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kapasitas kader agar mampu memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga secara lebih aplikatif.

Melalui implementasi SDIDTK-CISIU, Tim PKM Universitas Hang Tuah berharap kader dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara berkelanjutan dan meneruskannya kepada keluarga. Penguatan peran kader diharapkan dapat mendukung peningkatan perhatian keluarga terhadap tumbuh kembang anak sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan risiko stunting di masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi Universitas Hang Tuah dalam memperkuat kapasitas masyarakat melalui edukasi dan praktik kesehatan berbasis komunitas. Tim pelaksana menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas dukungan yang diberikan sehingga pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat tahun pendanaan 2026 dapat terlaksana dengan baik.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































